Senin, 17 April 2017

PESHWA BAJIRAO EPISODE 57 : KHAN DI GANTUNG OLEH BAJI DI DEKAT BENTENG KEMUDIAN SEMUA PENDUDUK MENIMPUKINYA DENGAN BATU, KHAN MENCERITAKAN SEMUA KEJADIAN SIAL YANG MENIMPANYA DAN MEMBUAT NASER SANGAT MARAH, MUGHAL MENERROR BALAJI DAN SEMUA ANAK BUAHNYA DENGAN MEMBAKAR SELURUH RUMAH PENDUDUK

Tayangan sony TV : 11 April 2017



PESHWA BAJIRAO EPISODE 57
DIINTERPRETASIKAN DAN DI TERJEMAHKAN OLEH MADE



Baji melampyaskan amarahnya keluar dan berteriak penuh dengan kemarahan menancapkan pedang di tanah, Khas tergeletak dengan luka parah, Balaji membujuk Baji dan mengatakan padanya "sekarang apa yang akan kau lakukan?"
Keesokan paginya, beberapa orang dari Mughal datang dengan mengenakan turban ke sebuha tempat di mana semua orang sedang berkumpul, mereka semena-mena dan sok berkuasa dan melukai seorang pria dengan sangat kasar mereka mendendanginya, dan juga mengancam mereka bahwa pejabat yang tersisa ganya Blaji ia pun telah melarikan diri karena takut". Sementara itu seorang pria Marathi dengan sangat ramah menyambut kedatangan para orang Mughald dan mempersilahkan mereka untuk duduk, tiba-tiba Khas datang dan menjungkir balikkan tempat duduk dan mengarahkan pedang pada dua orang Mughal dengan penuh kemarahan, Balaji datang besama semua prajurit Marathi dan Baji kesana, mereka meminya mereka untuk segera pegi dan Balaji memberitahu bahwa Baji telah dipersiapkan untuk perang. Sebuah kilas balik di tampilkan ketika Khas dan Balaji membuat rencana bersama Baji. Klias Balik berakhir.
Baji bersorak sorai Har..har Mahadev namun Pria pendukung Mughal hanya berdiam diri, Blaji marah dan memperingatakan pria penghianat itu untuk kembali ke jalan yang tepat jika ia tidak mau mati.
Balaji menemui Sae Desmukh dan ia terkejut ketika melihat Dhanaji menjadi pengawas atasannya yang menunjukkan Panth dan mengetakan padanya untuk mengambil semua pesanan di Daulatabad untuk menjaga hal itu pada Balaji karena ia mengingatkan Balaji untuk melakukan hal yang di minta.

Sedikit pun Balaji tidak mau bergeming namun ia sangat tegas padanya karena ia sama sekali tidak menyukai campur tangan orang lain di dalam pekerjaannya dan jika ia ingin mengeluh pada Tara Rani maka ia akan mebas untuk melakukan tugasnya dan bisa pergi. Sementara itu prajurit Naser mencoba untuk menyuap anak Dhanaji namun ia tetap menyangkalnya dan berfikir dan berkata pada dewa bahwa ia akan seperti kaki tangannya yang keja,
Balaji dan anak buahnya tetap berusaha untuk meyakinkan semua Marathis tentang pajak, mereka menhumpulkannya kemudiaan Khan datang dan semua berjalanmenjadi porah poranda dan membuat semua orang menjadi sangat ketakutan, Seorang pria terus berkata tantang Balaji yang hanya akan menjatuhkan telinganya dan menjadi tuli sejak ia memiliki rasa takut terhadaopbangsa Mughal

Hal itu membuat Naser sangat marah dan menganggap bahwa untuk terakhir kalianya ia telah gagal untuk melakukannya dan masih tidak belajar  dari kegagalannya yang sebelumnya dan sekarang ia kembali gagal, Naser menyuapnya dengan kantong uang di tangannya dan, kemudian Lashingkan mengatakan pada Naser tentang semua rincian yang akan di lakukan Balaji dan juga semua kelompoknya. Kemudian seluruh masyarakat yang bersembunyi keluar dan ikut bersorak sorai.

Balaji berbicara pada semua rakyat, Balaji sanggup untuk meyakinkan mereka dan bersorak sorai memanggil nama Shrivaji, dan hal itu merupakan hal yang terbaik, kemudian Khan datang menacau bersama pasukan Mughal lainnya, semua orang lari ketakutan mereka berlari untuk menyelamatkan diri mereka masing-masing, Khan sangat marah karena Balaji belum juga mau pergi dan menegurnya. Balaji bersorak sorai untuk Maharaj Shrivaji diikuti oleh Baji dan semua anggota kempok mereka.

Khan berteriak mengambil pedangnya dan  kemudian Baji diam-diam pergi  dan melemparkan Tali ppada Khan dan mengantungnya   di sisi lain dari benteng dan semua masyarakat melemparakan batu ke arahnya dan Balaji menghentikan amukan mereka, Semua pasukan Mughal meninggalkan Khan sendirian, semua Rakyat  yakin pada balaji dan mereka yakin tidak ketakutan dan kemudian membebaskan mereka dari rasa takut. Seorang wanita yang sedang hamil sangat marah kemudian ia menaruh kedua gelangnya di gadapan Balaji dan diikuti oleh semua orang semua orang menyumbangkan barang-barang untuk Balaji dan kelompoknya. Seorang anak kecil sangat marah dan ia akan menyerangnya dengan pisau namun Balaji menghentikannya.

Anak itu melemparkan belatinya dan memutuskan tali, Khan terjatuh di hadapan Balaji dan masyarakat, Balaji dan anak buahnya kembali bersorak sorai untuk Mharaj Shrivaji diikuti kembali oleh masyarakat, dan hal itu membuat dua orang pendukung Mughal ketakutan dan cemas akan kondisi Khan. Khan bergegas berlari untuk menyelamatkan dirinya.

Naser sedang di pecuti, kemudian Khan datang menemuinya dan memberitahukan semua kejadian yang telah menimpa dirinya pada Naser, Kilas balik menampilkan ketika Khan datang bersama dengan pasukan Mughal untuk mengusik kedamaian dan ketentraman masyarakat, Baji mengikatnya dengan tali lalu mengantungnya di benteng di hadapan semua masyarakat, lalu semua masyarakat menimpuki Khan dengan batu dan Balaji mendapatkan simpati dari semua masyarakat. Kilas balik berakhir, Naser sangat marah dan ia berteriak.

Balaji dan anak buahnya sedang menikmatii makan malam kemudian beberapa pasukan berkuda datang dan melemparkan  karung goni, kemudian Khas membuka dan ia menemukan beberpa potongan tubuh besimbah darah, dan mereka di kejutkan oleh rumah-rumah penduduk yang telah terlalap oleh api dan jeritan semua penduduk.


Perecap : Balaji dan anak buahnya sangat marah dengan semua perbuatan keji Mughal terhadap penduduk dan kembali menargetkan rencana agar mereka dapat menyelamatkan penduduk Marathi dari kekejaman Mughal dan mereka mulai melampari batu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar