Selasa, 07 Februari 2017

PESHWA BAJIRAO EPISODE 11 ( 6 Februari 2017 ) : KEMARAHAN TARA RANI SAHEB PADA BALAJI, PERSAHABATAN BALAJI DENGAN QAMER UDDIN, NASER MENCOBA UNTUK MENYAKITI BAJI, BAJI BELAJAR MENUNGGANGI KUDANYA

JADWAL SONY TV : 6 Februari 2017

SINOPSIS PESHAWA BAJIRAO EPISODE 11
 DIINTERPRETASIKAN DAN DI TERJEMAHKAN OLEH MADE 



Index : Bajirao berlutut di depan Nasir dan menarik piyamanya ke bawah didepan umum. Nasir dengan marah mengayunkan cambuknya ke arah Bajirao. Tararani meminta Balaji Vishwanath untuk membalas dendam terhadap Qamruddin. Dia memperingatkan dia tentang kemungkinan pemecatannya dari dewannya jika dia gagal menjalankan tugasnya. Qamruddin menasihati Balaji Vishwanath untuk tidak mengikuti perintah Tararani.

---------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------

Baji masih berlutut di hadapan Naser, Naser puas mentertawakan Baji, teman-teman Baji berteriak untuk meminta Baji tidak melakukan semua pernitah Naser. Tanpa Naser sadari, diam-diam Baji menggunting tali celana Naser, ketika Naser tertawa terpingkal-pingkal celana Naser merosot kebawah, semua orang berbalik mentertawakan tingkah konyol Naser, dengan tenang Baji mengingatkan Naser dan mendadak tawanya hilang, kedua prajuritnya memakikan celana Naser, Naser menggerutu marah, teman-teman Baji menertawakannya. Baji mengatakan " aku tidak berjuang dengan mu". Dua orang prajurit akan menyerang Baji akan tetapi Naser menghentikan mereka, teman-teman Baji masih tertawa dan pria tua berhasil untuk melarikan diri, Baji berbalik dan berjalan meninggalkan Naser dengan membuang gunting di tangannya.
Di istana, Tara Rani Saheb hanya terdiam ketika Shiva Rane datang menghampirinya dengan membawakannya miniature Taj mahal di tangannya
Qamer Uddin meminta Shiva Rane untuk menemui ibunya. Shiva Raje menunjukkan miniatur Tajmahal dan mengatakan " is meminta sesuatu dan aku memberinya'. Tara Rani Bai terkejut. Ia memintanys untuk masuk ke dalam dan beristirahat. Qamer Uddin datang menemui Rani Saheb  mengatakan " mereka mencoba segala sesuatu yang mungkinkam untuk dapat menghentikan ku untuk bertemu Shiva Rane, tapi aku telah bertemu.. Aku telah berpikir empat langkah ke depan, ular tahu bagaimana membuat rumahnya di tempat lain".
Usai pertemuannya dengan Qameruddin, Tara Rani Bai marah lalu menegur Dhana ji dan Balaji. Balaji meminta maaf padanya. Tara Rani Bai memintanya untuk mengambil beberapa solusi lain atau ia akan dilarang bekerja dengan kerajaan selain itu rumah dan hartanya akan diambil.
Tara Rani Saheb mengatakan " semuanya ada dalam tangan mu sekarang" dan Tara Rani juga menyalahkannya untuk janji yang Shiva Rane lakukan untuk Qameruddin. Setelah Baji berhasil mempermalukan Baji, Naser marah ia mencoba menyakiti Baji dengan cambuk tapi cambuk melikit di tangan Baji ketika Baji mengangkat satutangannya, ketika Naser menarik cambuknya benang itu terputus dan jatuh, saat Baji akan mengambil benang hitam, Baji di kejutkan dengan kedatangan  Radha datang ke sana, Baji ketakutan dan menjelaskan pada Aayinya. Baji bilang pada Radha Bai "aku tidak melakukan apa-apa" Radha mengatakan " kau telah menghilangkan janji mu" Radha marah dan meminta Baji untuk menyelamatkan kehormatan Marathi. Baji tersenyum dan membuat Naser terkejut.
Balaji sedang gelisah berpikir "aku telah ditipu dengan bersikap jujur ​​dan lurus ke depan, sekarang aku akan memberikan pelajaran untuk Qameruddin".
Di tenda Naser, ia masih menggerutu dengan sikap Baji yang telah mempermalukan dirinya, Naser bertelanjang dada berdiri dengan tangan terikat ke tiang, Naser meminta prajurit untuk memukulnya dengan cambuk untuk Marathi telah menghancurkan rasa hormat pada Mughal, Ballu datang dan bertanya pada Naser " apa yang kau lakukan. Bhalu meminta pada Naser  makan ayam daripada untuk mendapatkan cambukan di tubuhnya.. ,aku mendukung mu, tetapi kau tidak melihat itu".
Naser mengatakan " baiklah" ia meminta prajuritnya untuk mengikat Ballu dan memukulnya dengan cambuk sebagai gantinya. Ballu  bertanya " apa yang telah kau lakukan?" Prajurit mulai mencambuk bagian bokong Bhallu dengan cambuk dan membuat Bhallu menjerit kesakitan.
Dirumah Baji, Gotiya dan teman-temannya sangat gembira dan memperangakan ketika celana Naser terlepas mereka semua, dan mengejek Naser yang telah berhasil di permalukan. Aayi hanya tersenyum melihat canda dan tawa mereka.. Radha mengatakan " marathis adalah harimau dan tidak memulai laga pertama, tapi kalau ada yang mencoba untuk melawan padakami, maka kami tidak melepaskan mereka". Baji tersenyum.
Radha memintanya untuk belajar menunggangi kuda Malhari. Baji mengatakan " berkuda sangat mudah". Radha mengatakan "tampaknya mudah, tetapi agak sulit".
Baji mencoba untuk menunggangi kudanya, dan ia terjatuh. Baji meminta Malhari untuk mendukungnya dan tidak untuk membuatnya jatuh. Chima mengatakan pada Baji " padti kau tidak bisa duduk hari ini". Baji bertanya pada Malhari" apa yang terjadi?" Malhari berjalan di dekat pohon. Baji memahami bahwa Malhari ingin agar Baji menginjaknya dengan menggunakan pohon. Lalu Baji duduk pelana Malhari.. Gotiya mengatakan pada Chima bahwa ia telah gagal. Chima mengatakan " aku siap untuk kehilangan 1000 kali untuk saudara ku naik kuda", semua orang tegang.
Balaji mengatakan pada seseorang bahwa ia akan bermain sendiri sekarang dan pergi ke tenda Qamer Uddin, Balaji berkata “Aku harus pergi kesana”. Balaji datang kembali ia terbatuk saat memasuki  ruangan tenda Qameruddin . Qameruddin mengatakan " kau telah menyelamatkan hidup ku dan sekarang kau teman ku" Balaji mengatakan " aku telah melihat persahabatan mu". Qamer Uddin mengatakan bahwa salah satunya untuk Politik dan aku tidak mencampur persahabatan dengan Politik".
Balaji bertanya "apakah ia akan mencampur politik dengan persahabatan?" . Qamer Uddin meminta dia untuk duduk dan mengatakan "aku harus marah dengan Tara Rani Bai saat ia mengirim mi untuk menghina ku". Qamer Uddin mengatakan "orang-orang mu yang tekah mencoba untuk membuat mu merasa terhina". Balaji bilang "aku harus belajar banyak hal dari mu".Qamer Uddin " jika Anda tetap dengan ku maka kau pasti akan belajar".
Malhari terus berlari dan membuat Baji ketakutan, Chimna, Pihu dan teman-teman Baji ketakutan dan mereka berjongkok, Malhari berhenti dan membuat Baji lega, Baji mulai memegangi tali pengendali kuda dan mempelajari cara menunggangi kudanya, dan Baji berhasil untuk menguasai tali pengendali Malhari. Teman-teman Baji senang. Baji kembali mengendalikan Malhari dengan tali pengendali dan kudanya kembali berlari. Baji mengatakan " sekarang Malhari lelah" Baji naik kuda lagi seperti seorang prajurit yang sempurna.
Precap:
Baji mengatakan bahwa ia akan membuat tantangan kecil untuk Naser. Naser berencana untuk kembali menggunakan gajah Yakut akan membuat Baji kealah.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar