Rabu, 08 Februari 2017

PESHWA BAJIRAO EPISODE 12 (7 Februari 2017) : BHALLU MENAWARKAN PERSAHABATAN PADA BAJI DAN TEMAN-TEMANYA UNTUK MEMBOCORKAN SEMUA RENCANA BAJI PADA NASER

JADWAL TYO SONY TV : 7 Februari 2017


SINOPSIS PESHAWA BAJIRAO EPISODE 12
 DIINTERPRETASIKAN DAN DI TERJEMAHKAN OLEH MADE 


Index : Balaji Vishwanath mengatakan bahwa Kamruddin Tararani akan memberinya wilayah 'Dakhan' jika dia mengembalikan Shahu kepadanya. Balaji menyarankan Qamruddin untuk meyakinkan Aurangzeb agar membebaskan Shahu dari penahanannya. Di sisi lain, Balu bertemu dengan Bajirao dan temannya  untukmeminta maaf pada mereka karena kesalahan masa lalunya.
-----------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------


Masih di tenda Qameruddin,. Balaji dan Qameruddin bermain catur bersama. Balaji mengatakan pada Qamer Uddin ' Shiva Raje berencana untuk memberinya seluruh deccan untuk pertukaran dengan Shahu ji '.. Qamer Uddin terkejut, Balaji menghancurkan semua bidak catur.
Disekolah, Baji bersama dengan teman-temannya sedang membuatkan sebuah rencana untu Naser, Baji menggambarkan Gajah dan kuda dengan kappur di lantai. Gotiya mengatakan " mereka harus membuat Naser merasakan rasa debu". Chimna mengatakan" itu tidak mudah”, Chimna mengkoreksi nama panggilannya “Chimna ji”'. Baji menjelaskan "tidak ada yang mustahil'.  Teman-teman Baji bingung dan menggaruk kepalanya, Baji mulai mengatur strategi untuk teman-temannya, Bhallu datang dan menyapa mereka,  ia ingin mengetahui seluruh rencana Baji dan teman-temannya.
Qamer Uddin mengatakan " tidak mungkin... Tara Rani Bai tidak akan pernah setuju untuk memberikan Deccan penuh dalam pertukaran Shahuji karena dia tidak akan pernah membuat ku menjadi raja". Balaji bilang " Tara Rani Bai sepakat bahwa Shiva Raje tidak bisa menangani kerajaan dan itulah mengapa ia ingin Shahu ji". Balaji memanggil temannya untuk memberikan sesuatu pada Qameruddin namun pria itu ragu
 Qamer Uddin setuju untuk membebaskan Shahuji untuk pertukaran penuh Deccan dan mengatakan " aku akan berbicara dengan Aurangzeb". Balaji bilang "aku akan berbicara dengan Tara Rani Bai, tetapi jika aku gagal untuk membebaskan Shahu ji maka kau tidak akan mendapatkan bahkan ini ¼ dari Deccan". Qamer Uddin  mengangguk dan menatapnya Balaji yang sudah pergi.
Ballu mencoba untuk mendekati Baji dan teman-temannya, Ballu meyakinkan meereka mengatakan " aku ingin membantu mereka melawan Naser, aku juga Marathi seperti kalian". Gotiya  bangun dan tertawa mengatakan" kami tidak ingin kau" dan meminta Bhallu untuk pergi. Baji mengatakan " ia juga Marath...  Baji mulai menjelaskan semua  rencananya karena Baji cukup yakin dengan apa yang telah di katakana Bhallu padanya. Gotiya senang membentangkan tangannya, lalu ia meminta Bhallu untuk duduk dan mendengarkan rencananya, tapi Bhallu mengingat ketika Naser mengikat dan mencambuki bagian bokongnya, Bhallu ketika itu berteriak kesakitan. Bhalu memegangi bagian belakangnya dan membuat Baji dan teman-temannya bingung, Gotiya mencuriga sesuatu dan Bhallu menolak untuk duduk.  Bhallu meyakinkan mereka dengan tetap membiarkannya berdiri , Baji dan teman-temannya mentertawakannya.  Baji melai menjelaskan semua rencananya dan Bhallu mencoba memahami dan mendengarkannya baik-baik.
Balaji dan temannya keluar dari tenda Qameruddin, mereka terbatuk Balaji mengatakan pada temannya  bahwa Qamer Uddin tidak akan pernah percaya pada dirinya. Balaji mengatakan "ia akan percaya karena keserakahan.. seperti yang digunakan Shiva Raje, aku telah memanfaatkannya jugs". Kilas balik di ditampilkan, saat Balaji berbicara pada Shiva Raje dan menyarankan padanya untuk membebaskan Shahuji dari cengkeraman Aurangzeb melalui persahabatannya dengan Qamer Uddin.
Prajurit utusan Qameruddin memberikan kantong dan memerintahkan pria itu melakukan sesuatu untuknya,  Tara Rani Saheb datang menemui Shiva Raje dengan membawa piring aarti ditangannya, Rani Saheb melakukan tilak pada Shiva Raje,  dan memberikan persembahannya, saat Rani Saheb akan pergi, Shiva Raje menghentikannya berkata “Aku ingin bicara dengan mu setelah setelah Sandhya aarti”'. Shiba Raje berbicara pada Rani Saheb tentang sesuatu yang penting menganai Sahu ji.
Diluar seorang pria utusan dari parjurit Qameeruddin mendengarkan pembicaraan mereka. Shiva Raje memberitahu Rani Tara Shaep  tentang rencananya membebaskan Shahuji Rani Shaeb terkejut dan menjatuhakn priring Aarti di tangannya.. Rani Saheb gugup dan  mengambilnya,
Sementara itu, Balaji masih berbicara dengan temannya Balaji mengatakan bahwa ia berencana untuk memberikan jawaban yang pas untuk Mughal.  Rani Saheb merasa gugup dan tersenyum, Rani Saheb berkata aku  akan mencoba, tapi tidak bisa berbuat apa-apa”.
Utusan Qameruddin datang, Qameruddin keluar dari tendanya, lalu Qomeruddin mengirimkan pesan pada utusannya ke  Aurangzeb. Sementara itu Balaji dan temannya mengamati mereka dari atas balkon, teman Balaji mengatakan bahwa ia tidak bersama dengannya dan jika Aurangzeb setuju untuk kesepakatan ini .... Ketika ia menengok Balaji sudah berpindah tempat. Teman Balaji mengatakan tapi Rani Tara Bai menolak maka Marathi akan menjadi lelucon dan  kau akan dihukum”
Baji bersama teman-temannya datang kesuatu tempat, ia berbagi semua rencana dengan menunjukkan sebuah tempat dengan jalan sempit Pihu datang menemui Bajji dan mendukungnya.  Baji mengatakan "siapa pun yang sampai di ujung lainnya maka akan menang".
Ballu mendengarkan semua rencana Baji  dengan hati-hati dan kemudian ia meminta Naser datang  ketempat dimana Baji sudah merencanakan segela sesuatunya untuk Naser, Bhallu memberitahu semua rencana yang telah Baji dan teman-temannya rencanakan ke Naser. Bhallu mengatakan" kuda Baji dapat berjalan di jalur itu, tapi gajah mu tidak ". Naser mengatakan " bagaimana jika info mu salah maka apa kau siap menanggung hukuman mu? ... ". Bhallu ketakutan dan memegang bokongnya Naser bilang " Baji mengatakan hal benar kuda yang akan berjalan lebih cepat, tapi bagaimana kuda yang mengatasi gajah seperti Yakut yang lapar sejak 3 hari dan aku akan membunuh kudanya".
Hari telah malam, Radha Bai hanya terdiam berdiri di dekat bendera. Baji pulang dengan kudanya, Radha memintanya Baji  untuk tidak terlalu yakin dengan tantangan dan berpikir hal itu sulit, dan meminta Baji untuk memahami 4 pemain. Baji mengatakan " kami hanya berdua, Naser dan aku". Radha mengatakan "tidak", dan Radha meminta Baji untuk memahami Malhari dan gajah Naser bernama Yakut. Radha mengatakan" yang tidak tahu musuh, maka ia tidak bisa menang".
Baji mengatakan " kami akan berlatih sampai mengenal satu sama lain". Chimna mengatakan pada Baji " apa jau telah memeriksa rencana dan datang untuk mengetahui bahwa Malhari tidak dapat kembali mengatasi Yakut dengan bendera?... Baji mengatakan" hal yang penting yaitu kekuatan dan mengatakan " kami pasti akan berhasil”. Baji menberitahu Chimna tentang  madu dan mengatakan" itu untuk seorang teman" dan  Baji tersenyum dan membawa Malhari bersama dengannya.
Keesokan paginya, dengan penuh semangat Gotiya memberikan pengumuman untuk teman-temannya,  Pihu, Chima dan teman-teman Baji sedang duduk dan membuat lukisan seekor kudan dengan gajah, Gotiya membuat lelucon Yakut ya ma khut. Lalu mereka dikejutkan dengan suara gajah, Naser datang duduk di atas punggung Yakut di kawal beberapa orang prajuritnya.  Pihu dan teman-temannya bangun, Naser menatap mereka dan hanya nyengir.  Pihu tersenyum ketika ia melihat gajah Yakut, Pihu  Phiu  mencakupkan tangannya dan mengatakan " kau seperti Ganapati baba  dan tidak akan melawan kami". Yakut hanya mengangguk-anggukan kepalanya, Gotiya dan teman-temannya ikut mencakupkan tangan mereka, Naser tertawa  dan membanggakan dirinya,  Baji datang dengan menunggangi  kudanya membuat bumi bergetar dan Naser terdiam, Gotiya dan teman-temannya bersorak Sorai Har.. har Maha dev dan menari menyambut kedatangan Baji. Baji dan Naser  bertatapan.

Precap:
Naser mengatakan pada Yakut bahwa ia telah memilih Baji sehingga dapat mengambil kemarahan dirinya, dan mengatakan "tidak ada yang bisa menyelamatkan Baji sekarang". Baji mengambil bendera dan melihat Yakut dan Naser ketika kembali ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar