JADWAL TYO SONY TV : 7 Februari 2017
Masih di tenda Qameruddin,. Balaji dan Qameruddin bermain
catur bersama. Balaji mengatakan pada Qamer Uddin ' Shiva Raje berencana untuk
memberinya seluruh deccan untuk pertukaran dengan Shahu ji '.. Qamer Uddin
terkejut, Balaji menghancurkan semua bidak catur.
Disekolah, Baji bersama dengan teman-temannya sedang
membuatkan sebuah rencana untu Naser, Baji menggambarkan Gajah dan kuda dengan
kappur di lantai. Gotiya mengatakan " mereka harus membuat Naser merasakan
rasa debu". Chimna mengatakan" itu tidak mudah”, Chimna mengkoreksi
nama panggilannya “Chimna ji”'. Baji menjelaskan "tidak ada yang
mustahil'. Teman-teman Baji bingung dan
menggaruk kepalanya, Baji mulai mengatur strategi untuk teman-temannya, Bhallu
datang dan menyapa mereka, ia ingin
mengetahui seluruh rencana Baji dan teman-temannya.
Qamer Uddin mengatakan " tidak mungkin... Tara Rani Bai
tidak akan pernah setuju untuk memberikan Deccan penuh dalam pertukaran Shahuji
karena dia tidak akan pernah membuat ku menjadi raja". Balaji bilang
" Tara Rani Bai sepakat bahwa Shiva Raje tidak bisa menangani kerajaan dan
itulah mengapa ia ingin Shahu ji". Balaji memanggil temannya untuk
memberikan sesuatu pada Qameruddin namun pria itu ragu
Qamer Uddin setuju
untuk membebaskan Shahuji untuk pertukaran penuh Deccan dan mengatakan " aku
akan berbicara dengan Aurangzeb". Balaji bilang "aku akan berbicara
dengan Tara Rani Bai, tetapi jika aku gagal untuk membebaskan Shahu ji maka kau
tidak akan mendapatkan bahkan ini ¼ dari Deccan". Qamer Uddin mengangguk dan menatapnya Balaji yang sudah
pergi.
Ballu mencoba untuk mendekati Baji dan teman-temannya, Ballu
meyakinkan meereka mengatakan " aku ingin membantu mereka melawan Naser,
aku juga Marathi seperti kalian". Gotiya bangun dan tertawa mengatakan" kami tidak
ingin kau" dan meminta Bhallu untuk pergi. Baji mengatakan " ia juga
Marath... Baji mulai menjelaskan semua rencananya karena Baji cukup yakin dengan apa
yang telah di katakana Bhallu padanya. Gotiya senang membentangkan tangannya,
lalu ia meminta Bhallu untuk duduk dan mendengarkan rencananya, tapi Bhallu
mengingat ketika Naser mengikat dan mencambuki bagian bokongnya, Bhallu ketika
itu berteriak kesakitan. Bhalu memegangi bagian belakangnya dan membuat Baji
dan teman-temannya bingung, Gotiya mencuriga sesuatu dan Bhallu menolak untuk
duduk. Bhallu meyakinkan mereka dengan
tetap membiarkannya berdiri , Baji dan teman-temannya mentertawakannya. Baji melai menjelaskan semua rencananya dan
Bhallu mencoba memahami dan mendengarkannya baik-baik.
Balaji dan temannya keluar dari tenda Qameruddin, mereka
terbatuk Balaji mengatakan pada temannya bahwa Qamer Uddin tidak akan pernah percaya
pada dirinya. Balaji mengatakan "ia akan percaya karena keserakahan..
seperti yang digunakan Shiva Raje, aku telah memanfaatkannya jugs". Kilas
balik di ditampilkan, saat Balaji berbicara pada Shiva Raje dan menyarankan
padanya untuk membebaskan Shahuji dari cengkeraman Aurangzeb melalui
persahabatannya dengan Qamer Uddin.
Prajurit utusan Qameruddin memberikan kantong dan
memerintahkan pria itu melakukan sesuatu untuknya, Tara Rani Saheb datang menemui Shiva Raje
dengan membawa piring aarti ditangannya, Rani Saheb melakukan tilak pada Shiva
Raje, dan memberikan persembahannya,
saat Rani Saheb akan pergi, Shiva Raje menghentikannya berkata “Aku ingin
bicara dengan mu setelah setelah Sandhya aarti”'. Shiba Raje berbicara pada
Rani Saheb tentang sesuatu yang penting menganai Sahu ji.
Diluar seorang pria utusan dari parjurit Qameeruddin
mendengarkan pembicaraan mereka. Shiva Raje memberitahu Rani Tara Shaep tentang rencananya membebaskan Shahuji Rani
Shaeb terkejut dan menjatuhakn priring Aarti di tangannya.. Rani Saheb gugup
dan mengambilnya,
Sementara itu, Balaji masih berbicara dengan temannya Balaji
mengatakan bahwa ia berencana untuk memberikan jawaban yang pas untuk Mughal. Rani Saheb merasa gugup dan tersenyum, Rani
Saheb berkata aku akan mencoba, tapi
tidak bisa berbuat apa-apa”.
Utusan Qameruddin datang, Qameruddin keluar dari tendanya,
lalu Qomeruddin mengirimkan pesan pada utusannya ke Aurangzeb. Sementara itu Balaji dan temannya
mengamati mereka dari atas balkon, teman Balaji mengatakan bahwa ia tidak
bersama dengannya dan jika Aurangzeb setuju untuk kesepakatan ini .... Ketika
ia menengok Balaji sudah berpindah tempat. Teman Balaji mengatakan tapi Rani
Tara Bai menolak maka Marathi akan menjadi lelucon dan kau akan dihukum”
Baji bersama teman-temannya datang kesuatu tempat, ia
berbagi semua rencana dengan menunjukkan sebuah tempat dengan jalan sempit Pihu
datang menemui Bajji dan mendukungnya.
Baji mengatakan "siapa pun yang sampai di ujung lainnya maka akan
menang".
Ballu mendengarkan semua rencana Baji dengan hati-hati dan kemudian ia meminta Naser
datang ketempat dimana Baji sudah
merencanakan segela sesuatunya untuk Naser, Bhallu memberitahu semua rencana
yang telah Baji dan teman-temannya rencanakan ke Naser. Bhallu mengatakan"
kuda Baji dapat berjalan di jalur itu, tapi gajah mu tidak ". Naser
mengatakan " bagaimana jika info mu salah maka apa kau siap menanggung
hukuman mu? ... ". Bhallu ketakutan dan memegang bokongnya Naser bilang
" Baji mengatakan hal benar kuda yang akan berjalan lebih cepat, tapi
bagaimana kuda yang mengatasi gajah seperti Yakut yang lapar sejak 3 hari dan
aku akan membunuh kudanya".
Hari telah malam, Radha Bai hanya terdiam berdiri di dekat
bendera. Baji pulang dengan kudanya, Radha memintanya Baji untuk tidak terlalu yakin dengan tantangan dan
berpikir hal itu sulit, dan meminta Baji untuk memahami 4 pemain. Baji
mengatakan " kami hanya berdua, Naser dan aku". Radha mengatakan
"tidak", dan Radha meminta Baji untuk memahami Malhari dan gajah
Naser bernama Yakut. Radha mengatakan" yang tidak tahu musuh, maka ia
tidak bisa menang".
Baji mengatakan " kami akan berlatih sampai mengenal
satu sama lain". Chimna mengatakan pada Baji " apa jau telah
memeriksa rencana dan datang untuk mengetahui bahwa Malhari tidak dapat kembali
mengatasi Yakut dengan bendera?... Baji mengatakan" hal yang penting yaitu
kekuatan dan mengatakan " kami pasti akan berhasil”. Baji menberitahu
Chimna tentang madu dan mengatakan"
itu untuk seorang teman" dan Baji
tersenyum dan membawa Malhari bersama dengannya.
Keesokan paginya, dengan penuh semangat Gotiya memberikan
pengumuman untuk teman-temannya, Pihu,
Chima dan teman-teman Baji sedang duduk dan membuat lukisan seekor kudan dengan
gajah, Gotiya membuat lelucon Yakut ya ma khut. Lalu mereka dikejutkan dengan
suara gajah, Naser datang duduk di atas punggung Yakut di kawal beberapa orang
prajuritnya. Pihu dan teman-temannya bangun,
Naser menatap mereka dan hanya nyengir.
Pihu tersenyum ketika ia melihat gajah Yakut, Pihu Phiu mencakupkan tangannya dan mengatakan "
kau seperti Ganapati baba dan tidak akan melawan kami". Yakut hanya
mengangguk-anggukan kepalanya, Gotiya dan teman-temannya ikut mencakupkan
tangan mereka, Naser tertawa dan
membanggakan dirinya, Baji datang dengan
menunggangi kudanya membuat bumi
bergetar dan Naser terdiam, Gotiya dan teman-temannya bersorak Sorai Har.. har
Maha dev dan menari menyambut kedatangan Baji. Baji dan Naser bertatapan.
Precap:
Naser mengatakan pada Yakut bahwa ia telah memilih Baji sehingga dapat mengambil kemarahan dirinya, dan mengatakan "tidak ada yang bisa menyelamatkan Baji sekarang". Baji mengambil bendera dan melihat Yakut dan Naser ketika kembali ..
Naser mengatakan pada Yakut bahwa ia telah memilih Baji sehingga dapat mengambil kemarahan dirinya, dan mengatakan "tidak ada yang bisa menyelamatkan Baji sekarang". Baji mengambil bendera dan melihat Yakut dan Naser ketika kembali ..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar