![]() |
| PESHWA BAJIRAO EPISODE 27 DITERJEMAHKAN DAN DI INTERPRETASIKAN OLEH MADE |
Masih di sekolah, ketika Guru Ji marah menegur Gotiya dan juga Baji karena telah membuat keributan di antara teman-temannya dan Gotiya membawa dia gadis kecil ke sekolah. Baji mencoba memberikan pengertian pada gurunya, tapi Guru ji mencemoohnya dan kemudian tertawa ketika ia mendengarkan ucapan Baji, Baji mengatakan "Aku akan menjadi prajurit yang hebat dan membawa Swaraj". Guru ji mengatakan "Kau tidak akan mendapatkan Swaraj dengan cara yang seperti ini". Bhallu hanya tersenyum gembira ketika Baji dimarahi guru ji. Guru ji mengambilkan tongkat dan memukuli tangan Baji dan membuat teman-teman Baji ketakutan, tapi Bhallu sangat senang dan ia hanya tersenyum. Guru Ji mengatakan "Aku akan datang untuk memberi tahu pada ibu mu bahwa kau telah menjadi gila dan membawa ibu mu datang kesini"
Di kerajaan, Shiva Raze meminta pada anak buahnya untuk memecuti seorang pria, pria itu meminta ampun pada Raze, Balaji datang dan meminta Raze untuk menghentikan perintah memukuli orang dan bahkan orang itu akan mati. Shiva Raze mengatakan "Aku tidak akan berhenti", Raze mengingatkan Balaji bahwa Raze memiliki aturan sendiri seperti Chtarapati Shivaji dan mengingaktkan Balaji bahwa ia tidak lain hanyalah seorang karyawan dan bukan gurunya. Shiva Raze mengatakan "Aku telah setuju untuk belajar dari mu karena ibu ku yang telah meminta mu, jangan kau mencoba untuk menjadi guru ku". Raze meminta pada pria untuk memberikan semua uangnya, Pria itu mengatakan "Aku tidak punya uang atas nama ku". Shiva Raze berbicara sangat kasar dengan Balaji dan kemudian pergi, Balaji terkejut dan hanya terdiam
Radha Bai datang bersama dengan Baji untuk menemui Guru ji ke sekolah. Baji mencoba menjelaskan apa yang terjadi pada ibunya tapi Radha hanya diam dan terus berjalan dan meminta Baji untuk diam, sesampainya di sekolah Baji, Guru ji mengatakan pada Radha "Baji tidak belajar dan membicarakan Swaraj, waktu sebaiknya di manfaatkannya untuk belajar tapi Baji hanya membuang waktu hanya dengan membicarakan tentang Swaraj, Guru ji mengancam untuk mengeluarkan Baji dari sekolah. Radha tersenyum lalu mengatakan pada Guru ji "Aku akan mengambil putra ku dari sini dan tidak akan pernah membiarkan siapapun merebut impiannya menjadi Swaraj" . Disepanjang perjalanan menuju kerumah, Baji bertanya pada Radha "Lalu siapa yang akan mengajari ku sekarang?". Radha berhhenti dan mengingat apa yang di katakan guru ji padanya kilas balik di tampilkan ketika Guru ji tidak menghiraukan dan meminta Radha untuk segera membawa Baji pergi dan mengatakan "Baji tidak berguna dan tidak bisa belajar.. Chimna lebih baik dari Baji" ... kilas Balik beralhir tapi Radha hanya terdiam dan ia kemudian mengingat semua perkataan Balaji padanya dan berkata "Aku yang akan mengajarkan mu".
Perubahan sikap Shiva Raze semakin tampak jelas, ketika itu Raze sedang bertarung bersama dengan prajurit dan ia berhasil mengalahkan prajurit, dengan sangat bangganya Raze berkata bahwa ia telah menang ketika ia berhasil untuk menangkis serangan pedang dari beberapa orang prajurit dan mendorong semua prajurit, Balaji bertanya pada beberapa prang prajurit "Apakah ia benar-benar menang?". Salah satu dari prajurit mengatakan bahwa mereka telah di bayar oleh Maharaj untuk kemenangannya, Balaji meminta mereka untuk tidak memberitahu siapapun dan meminta Shiva Raze untuk melawan bukan dengan tindakan tapi benar-benar melakukan perjuangan, . Shiva Raze menjadi marah, Raze mengatakan pada Balaji "Dalam waktu berikutnya, aku akan menjadi prajurit yang lebih baik dari pada hanya dengan tindakan yang baik". Kemudian Balaji melakukan serangan pada Shiva Raze dengan menggunakan pedang, Raze menangkis serangan Baji dan menahannya dengan sekuat tenaga,
Serangan Balaji pada Raze untuk dapat membuatnya menyadari atas apa yang telah ia lakukan jika musuh telah menerangnua, Balaji terus menyerang hingga pedang Raze patah , Balaji meminta Raze menjawab pertanyaannya, tapi Raze hanya terdiam dan tidak bisa menjawab apa-apa. Balaji berkata pada Raze " Kau harus belajar sebelum Gudi Padwa ... kau sangat jauh dari-Nya, ibarat bumi yang jauh dari bulan". Shiva Raze tersinggung dan meminta agar prajurit menangkap Balaji, namun tidak ada prajurit yang melakukan perintah Raze dan Raze berteriak kembali memberintahkan untuk menangkap Balaji kemudian dua orang prajurit datang dan membuat Balaji menjadi sangat terkejut.
Sesampainya di rumah, Baji bertanya pada Radha "Apa kau akan lebih banyak mendidik dan juga mengajari ku?". Radha mengatakan "Setiap ibu memiliki pengetahuan ... aku akan mengajari mu". Baji sangat bersemangat dan memberikan buku pada ibunya, Radha hanya tersenyum menatapnya. Gotiya, Chimna dan teman-temannya yang lain sedang berjalan sepulang sekolah, mereka sangat sedih dengan nasib Balaji yang telah pegi meninggalkan Guru Kul, Bhallu datang dan mengejek mereka, Guru Ji datang untuk menghentikan mereka, Gotiya ketakutan dan terggagap ketika membuat alasan, Gotiya mengatakan "Ibu Baji telah melakukan hal yang salah", Guru ji marah dan kemudian pergi dan menggerutu, Gotiya mengatakan pada teman-temannya "Mari kita pergi ke rumah Baji". Bhallu hanya terdiam.
Malam hari, Baji bersama teman-temannya sedang makan di dekat anak tangga mereka meributkan gheee dan Gotiya menghabiskan sisa ghee di wadahnya, Gotiya bertanya pada Baji "Apa yang akan kau lakukan sekarang?". Baji mengatakan aku akan menikmati wakti belajar di rumah". Gotiya bilang "Aku telah mengeluh pada dewa mengapa mengapa ia tidak membuatnya memiliki ibu seperti bibi Radha.., Guru ji sangat ketat ia tidak bisa mengajarkan mu maka bagaimana bibi Radha akan mengajarkan mu?" Baji mengatakan "Aku tidak taju, tapi ibu ku sedang mempersiapkan diri untuk dapat mengajari ku besok". Radha menulis surat untuk suaminya Balaji dan berdikir bahwa ia tidak akan mengirimkannya, Radha mengatakan Aku telah mengambil keputusan besardengan mengeluarkan Baji dari Paath Shala". Radha menuliskan bahwa ia berfikir talut atas apa yang akan diajarkannya besok dan meminta dewa "Bagaimana aku akan mengajari Baji besok?".
Di kerajaan. Tara Rani Bai membebaskan Balaji dari penjara, Tara Rani mengatakan " Shiva telah melakukan itu pada mu, ia akan di hukum karena pebuatannya". Balaji mengatakan "Aku akan memberikannya pelajaran, Shiva tidak akan di hukum". Tara Rani mengatakan "Apakah kau akan membuktikan hal yang layak antara sardaars lainnya?". Balaji bilang "aku punya dua permintaan", dan meminta agar Rani Saheb tidak menghukum Shiva telah memenjarakannya dan permintaan kedua " menyelamatkan aku jika Raze ingin menghukum ku". Tara Rani Bai tersenyum. Balaji mengatakan "Aku akan membuatnya tumbuh dengan perasaan dalam dirinya untuk menjadi prajurit " Tara Rai Bai mengatakan "Aku tidak meminta mu untuk pergi dan mengatakan sesuatu hari ini, aku ingin sekali bertemu anak-anak mu, sehingga aku bisa tahu bagaimana kau dapat membawa mereka". Balaji mengatakan pada Tara Rani Bai "Kau akan mengerti setelah kau bertemu dengan istri ku".
Radha mengguyur Baji yang saat itu sedang tidur nyenyak untuk membangunkan Baji, Baji terkejut dan terus berteriak-teriak. Radha mengatakan " Aku akan mengajarkan mu bagaimana menjadi Manav/ Yodha dan Neeti". Baji mengatakan " Aku Manav". Radha pergi.
Keesokan paginya, Radha berdoa dan Baji berlari untuk bicara dengan ibunya, Radha meminta Baji mengambil papan yang terletak di ranjang lalu Radha menjelaskan pada Baji tentang menjadi manusia yang baik, sebelum menjadi Yodha yang baik, Baji mengatakan "Aku ingin memperlajari segala sesuatu sebelum ayah datang dan kemudian aku bisa melanjutkan latihan pedang bersama dengannya"
Precap:
Radha memberikan Baji beberapa pekerjaan. Baji mengangkat batu. Bhiu datang ke Radha dan bertanya " mengapa kau meminta Baji untuk bertani?. Radha hanya tersenyum menatap Bihu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar