![]() |
PESHAWA BAJIRAO EPISDE 31 DI INTERPRETASIKAN DAN DI TERJEMAHKAN OLEH MADE |
Masih di rumah tiga bersaudara pemilik keledai, Gotiya berfikir bagaimana caranya membuat kendi, ia mengatakan "Meskipun aku tidak tahu bagimana caranya membuat kendi, tapi aku akan mencobanya sekali lagi". Baji mendapatkan ide dan berpikir untuk membuat ketiga saudara mau membuat kendi. Gotiya bertanya pada Baji "Bagaimana caranya?" Baji mengatakan "Aku akan membuat mereka mengerjakannya". Gotiya berteriak dengan sangat lantang bahwa keledai tanpa pemilik itu telah melarikan diri.
Pria bisu, tuli dan buta saling menceritakan dengan menggunakan bahasa isyarat bahwa tampaknya ayah mereka memang telah pergi meninggalkan mereka, tapi Baji meminta pada ketiga saudara itu untuk tidak merasa hawatir, Baji mengatakan "Aku akan membawa keledai". Pria itu berbicara dengan bahasa isyarat dan Baji mencoba untuk memahami dan mengerti bahasa mereka dan mencoba untuk berbicara dengan mereka. Baji mengatakan "Aku akan memilihkan swami terbaik untuk keledai" dan kemudian Baji meminta mereka untuk membuat kendi dengan baik, Baji mengatakan "Jika kau tidak membuat kendi dengan baik, maka aku akan membawa keledai kalian bersama dengan ku". Ketiga bersaudara setuju dengan persyaratan Baji dan mereka bertiga saling mengangkat tangan. Baji tersenyum.
Baji dan Gotiya melihat dari kejauhan bahwa ketiga saudara sedang membuat kendi dari tanah liat, Baji mengatakan "Aku telah menemukan keledainya". Pria buta mendengarkan suara Baji dan memberi tahu pada kakaknya " Kau bodoh dan juga tuli mereka akan mengambil keledai".. mereka juga akan mengambil kendi ini bersama-sama". Mereka bertiga masih membuat kendi kemudian mereka kembali mulai untuk berkelahi. Baji terkejut dan berkata bajwa kepercayaannya tidak akan lemah di kalahkan oleh rintangan. Ketiga bersaudara pemilik keledai saling bertengkar satu sama lainnya, Gotiya meminta Baji untuk berfikir bahwa mereka juga akan membuat kendi. Baji mengatakan "Solusinya ada di depan kita, tapi kita tidak bisa melihatnya". Ketiga saudara terus berkelahi untuk saling mengalahkan satu sama lain, Baji datang bersama dengan keledai dan mengatakan bahawa ia akan meakhiri akar dari segeala masalah, Baji memegang pisau namun Gotiya meminta agar Baji tidak menyakiti keledai.
Qmmeruddin datang menemui Aurangzeb, Kam Baksh bertanya "Mengapa kau datang?". Qammeruddin mengatakan "Aku membawakan hadian untuknya dan sekrang ia akan mengerti". kemudain Qammerudin memanggil penjaga, penjaga datang membawakan api dan Qmmeruddin membakar satrang lebah dan mengambil madu langsung dari sarangnya dan membawakannya ke hadapan Kam Baksh dan Aurangzeb, Kam Baksh mengatakan "Itu hanya omong kosong?" Kamu hanya membuang-buang waktu kami". Aurangzeb mengatakan "ia ingin menyampaikan sesesuatu". Aurangzeb meminta Qammeruddin untuk mengtakannya, Qmmeruddin mengatakan "Aku ingin menambahkan senkata baru untuk hal yang akan di gunakan untuk serangan di hari Gudi Padwa".
Zeenat kembali datang untuk menemui Shahuji di kamarnya, ia menyampikan kabar penting dan membuat Shahuji gelisah. Zeenat mengatakan pada Shahuji bahwa Aurangzeb sedang merencanakan sesuatu terhadap Marathis ..." aku mendengar Naser ketika mengatakan pada Aurangzeb bahwa ia akan mendapatkan madu dan lebah tidak akan menggigit mereka". Shahuji mengatakan "Lebah tidak mengigit?" Shahuji bertanya-tanya "Apa maksudnya?".
Sementara itu, Baji sedang mengasah pisau di luar, ketiga saudara terkejut dan menghentikan pertengkaran mereka saat melihat Baji sedang mengasah pisau. Baji mengatakan pada mereka bahwa keledai mereka akan di bunuh sekarang .. aku tidak akan menyentuh keledai mu..., tapi teman ku yang akan..... Ketiga saudara melakukan penyerangan pada Baji, kemudian pria buta mengarahkan pisau di leher Gotiya. Gotiya ketakutan dan menangis. Baji di hadang oleh dua saudara lainnya dengan tongkat, Baji mengatakan pada mereka " Aku tidak ingin membunuh keledai mu tapi berusaha untuk membuat kalian berkonsentrasi ... kalian tidak bisa membuat satu kendi sendirian tapi jika kalian betsatu maka kau akan mendapatkan 100 kendi". Ketiga bersaudara memahami inti dari ucapan yang telah Baji katakan dan memberi tahu saudaranya yang lain, dan mereka setuju dengan saran yang di berikan Baji. Baji meminta agar mereka untuk kembali membuatkan kendi, ketiga bersaudara kembali duduk dan membuatkan kendi. Baji Gotiya menggambar di kendi tentang didinya dan keledai. Gotia dan Baji sangat bahagia mereka bermain lumpur, Gotiya terjatuh karena gembira, kemudian Baji dan Gotiya tertawa, Baji pada Gotiya bahwa ia akan membentuk impiannya menjadi Swaraj seperti ketiga saudara yang sedang membuat kendi.
Qamer Uddin mengatakan serangan terhadap marathis akan dari dalam dan luar. Kam Baksh bertanya " bagaimana kau tahu? Qamer Uddin mengatakan "Aku tahu ..., Marathis akan diserang, dan Tara Rani Bai akan diserang juga, kita harus membuat ego mereka untuk merasakan debu". Aurangzeb mengatakan " saat ini Balaji diberikan tugas untuk keamanan". Qamer Uddin mengatakan "Kau telah bertemu dengannya... Balaji adalah orang yang akan mereka bunuh, tapi ia akan dikalahkan kematian". Aurangzeb mengingat saat Qammeruddin menangkap Balaji dan menyiksanya.
Sementara itu, Baji sedang mengasah pisau di luar, ketiga saudara terkejut dan menghentikan pertengkaran mereka saat melihat Baji sedang mengasah pisau. Baji mengatakan pada mereka bahwa keledai mereka akan di bunuh sekarang .. aku tidak akan menyentuh keledai mu..., tapi teman ku yang akan..... Ketiga saudara melakukan penyerangan pada Baji, kemudian pria buta mengarahkan pisau di leher Gotiya. Gotiya ketakutan dan menangis. Baji di hadang oleh dua saudara lainnya dengan tongkat, Baji mengatakan pada mereka " Aku tidak ingin membunuh keledai mu tapi berusaha untuk membuat kalian berkonsentrasi ... kalian tidak bisa membuat satu kendi sendirian tapi jika kalian betsatu maka kau akan mendapatkan 100 kendi". Ketiga bersaudara memahami inti dari ucapan yang telah Baji katakan dan memberi tahu saudaranya yang lain, dan mereka setuju dengan saran yang di berikan Baji. Baji meminta agar mereka untuk kembali membuatkan kendi, ketiga bersaudara kembali duduk dan membuatkan kendi. Baji Gotiya menggambar di kendi tentang didinya dan keledai. Gotia dan Baji sangat bahagia mereka bermain lumpur, Gotiya terjatuh karena gembira, kemudian Baji dan Gotiya tertawa, Baji pada Gotiya bahwa ia akan membentuk impiannya menjadi Swaraj seperti ketiga saudara yang sedang membuat kendi.
Qamer Uddin mengatakan serangan terhadap marathis akan dari dalam dan luar. Kam Baksh bertanya " bagaimana kau tahu? Qamer Uddin mengatakan "Aku tahu ..., Marathis akan diserang, dan Tara Rani Bai akan diserang juga, kita harus membuat ego mereka untuk merasakan debu". Aurangzeb mengatakan " saat ini Balaji diberikan tugas untuk keamanan". Qamer Uddin mengatakan "Kau telah bertemu dengannya... Balaji adalah orang yang akan mereka bunuh, tapi ia akan dikalahkan kematian". Aurangzeb mengingat saat Qammeruddin menangkap Balaji dan menyiksanya.
Qamer Uddin mengatakan" aku akan mengirim seseorang untuk membunuh Balaji sebelum rencana kami dimulai dan rencana berikutnya adalah Shahu ji". Kam Baksh mengatakan "Kami telah merencanakan untuk menikahkan Shahu ji dengan gadis Marathi". Qameruddin mengatakan "aku akan menyebarkan desas-desus palsu bahwa mereka akan membuat Shahuji duduk di Singhasan Marathi"... Sardaar Marathi tidak tahu apa yang akan kita lakukan dengan marathis, setelah kami menggunakan lebah madu di atas api, mari kita lihat siapa yang datang untuk menyelamatkan Tara Rani Bai".Aurangzeb mengatakan "aku sangat senang bahwa aku tidak melakukan kebodohan apapun dan memberikan tanggung jawab untuk Qamer Uddin dan Kam Baksh untuk merusak Marathis di hari Gudi Padwa". Kam Baksh dan Qamer uddin berpikir untuk merebut segala sesuatu dari hal yang lainnya.
Baji dan Gotiya menyusun kendi dan ia terkejut ketika melihat salah satu kendi telah pecah pada bagian bawahnya dan memberitahu Gotiya bahwa kendi telah rusak
Gotiya terkejut ketika Baji memperlihatkan kendi yang telah pecah itu, mereka berfikir untuk menyembunyikannya sehingga ketiga saudara tidak mersa buruk, kemudian Baji dan Gotiya melihat semua kendi telah pecah dan rusak, Baji melihat bawa sesaorang sedang mengancurkan semua kendi dan bersembunyi.
Baji dan Gotiya menyusun kendi dan ia terkejut ketika melihat salah satu kendi telah pecah pada bagian bawahnya dan memberitahu Gotiya bahwa kendi telah rusak
Gotiya terkejut ketika Baji memperlihatkan kendi yang telah pecah itu, mereka berfikir untuk menyembunyikannya sehingga ketiga saudara tidak mersa buruk, kemudian Baji dan Gotiya melihat semua kendi telah pecah dan rusak, Baji melihat bawa sesaorang sedang mengancurkan semua kendi dan bersembunyi.
Precap:
Radha membawa Baji, Bihu chimna dan teman-temannya ke pohon besar, Radha memberikan tugas berikutnya untuk Baji dan memintanya untuk menangkap daun pohon yang terjatuh dan memasukannya kedalam keranjang yang telah di siapkannya sebelum sampai di tanah. Baji mengatakan "apa yang akan kau lakukan dengan daun-daun ini?". Radha mengatakan " kau akan tahu, kapan kau akan mengumpulkannya ?".

Tidak ada komentar:
Posting Komentar