Rabu, 10 Januari 2018

PESHWA BAJIRAO EPISODE 73 ( 3 Mei 2017) : AZAM MENJADI RAJA BARU MUGHAL, TARA RANI MEMINTA AGAR MENCEGAH SHAHU JI DI BEBASKAN

Tayangan Sony Tv : 3 Mei 2017


PESHWA BAHIRAO EPISODE 73
DIINTERPRETASIKAN DAN DITERJEMAHKAN OLEH MADE


Pangeran Azam melangkah memasuki istana Mughal, semua orang memberikan salam, ia duduk di tahtanya dan semua orang bersorak sorai untuknya. Pangeran Azam berkata "Aku raja baru di kerajaan Mughal, saudara Kam Bhaks belum datang untuk memberikan penghormatan pada jasad ayahnya yang telah meninggal", Azam mengeluarkan pedang ia sangat marah.

Balaji dihadang oleh beberapa prajurit kerajaan Marathis, utusan Tara Rani Bai datang bersama dengan Chandarsen berkata "Aku datang untuk menangkap mu Balaji". Mendengar hal itu Balaji terkejut "apa?". Chandersen mengatakan "Bukankah aku sudah memperingatkan mu, aku tidak akan berhenti dan membawa permasalahan ini lebih lanjut". Baji kesal dan mengepalkan tangannya, ia akan menghampirinya namun Balaji menahannya.

Pangeran Azam sedang makan, Zeenat berbicara dengan Azam dan mengatakan" jika kau membebaskan Shahu ji maka semua orang akan mengenal mu sebagai raja yang murah hati'. Azam sibuk makan sementara Zeenat masih berbicara.  Azam bertanya "bagaimana kau bisa berbicara seperti seekor kambing yang menjadi putri kaisar?.. Tapi aku setuju dengan permintaanmu, Shahu ji sudah dibebaskan, Tara Rani Bai akan tegang, dan aku sedang berpikir untuk menghukum saudara laki-laki ku". Zeenat berterima kasih padanya. Azam bilang "kita   lihat bagaimana kondisinya nanti".

Dikerajaan Marathis, Balaji dihadapkan pada Tara Rani, Tara Rani menegur Balaji mengatakan "Kau mendapatkan kemenangan ini bukan karena kekuatan mu Balaji, tapi oleh takdir mu, apa kau berfikir, jika kau kalah kau kalah, kami akan kehilangan Daulatabad..."  Tara Tani bertanya pada Balaji "apakah ini benar kau dan orang-orang mj menghina Chandrasen dan menjauhkannya dari perang?". Baji mendengarkan pembicaraan mereka di balik pilar.

Balaji berkata "Iya Rani Saheb". Dhana Ji mencoba untuk memahami posisi yang sedang Balaji hadapi mengatakan "Jika Balaji melakukannya, pati dia mempunyai alasannya". Pant Pratindhi menegur Dhana Ji. Balaji  menceritakan semua terror yang telah Mughal lakukan pada semua orang di Daultabad.

Chandarsen berkata "apapun yang telah terjadi itu semua karena ulah putra mu Baji". Chandarsen berkata pada Tara Ranu "Balaji ingin menajadikan anaknya sebagai Yoddha dengan membawanya ke Daulatabad". Tara Rani bertambah marah berkata"Apakah perang itu terjadi karena putra mu Baji?" Balaji menjawab "Iya"
Namun Chandrasen mengatakan "Apapun yang telah terjadi itu semua karena anak mu". Dan mengatakan pada Tara Rani"Balaji juga ingin menjadikan anaknya sebagai Yoddha dan membawanya ke Dauldabad". Tara Rani ban "Iya".
Kilas balik di tampilkan ketika Baji mengantung Pale Khan, dan menangkap Naser dan menjebolskannya ke penjara
Tara Rani  bertanya kembali pada Chandarsen "Apakah perang itu juga dimulai karena perbuatan anak mu?" Balaji mencoba menjelaskan namun Tara Rani tidak menginginkannya bicara. Tara Rani  bertanya kembali pada Chandarsen "Kau hanya perlu mengatakan ya, apakah perang itu juga dimulai karena perbuatan anak mu?" Balaji menjawab "Iya Rani Saheb"
Chandrasen mengatakan " apapun yang terjadi iti karena anak mu, dan mengatakan kepada Tara Rani Bai "balaji ingin menjadikan anaknya sebagai yoddha dan membawanya ke Daulatabad". Tara Rani bertanya" apakah perang itu dimulai karena anak mu?"Balaji menjawab "iya"
Shahu ji menolak menerima krputusan tersebut dan mengatakan "aku tidak bisa pergi sendiri meninggalkan Aayi Saheb dan kedua istri ku". Aayi Saheb mengatakan "Azam tidak akan melakukan apapun karena Zeenat akan bersama kita". Shahu ji mengatakan 'Aurangzeb dulu mencintai Zeenat, tapi Azam tidak peduli dengan siapapun". Aayi Saheb memintanya untuk memilih kebebasannya dan melindungi negaranya dan mengatakan "mahadev akan melindungi kita". Shahu ji menyentuh kaki ibunya untuk meminta berkah, ia mengatakan" vijayi bhava".
Tara Rani mengatakan pada Balaji" kau tidak bisa menghentikannya dan cintamu tidak bisa mengendalikannya" Balaji mengatakan " tapi kita telah menang dari Mughal". Tara Rani menegurnya karena tidak mengikuti tugasnya untuk membatasi cinta terhadap anak laki-lakinya
Balaji mengatakan " Baji telah melanggar peraturan, tapi tidak membatasinya, jika kau ingin menghukum kami maka kau bisa memberinya". Baji datang kehadapan Tara Rani dan mengatakan " tidak, aku yang akan dihukum dan bukan ayah ku". Tara Rani Bai mengatakan " kau harus membuktikan jika kau mengikuti anushasan / peraturan dan sampai saat itu dia tidak akan dipanggil sebagai prajurit. Chandersen dan Pant Pranthi tersenyum puas. " Baji mencoba untuk berbicara, namun Tara Rani mengatakan "Sekarang kau tidak akan bekerja di bawah perintah  ayah"'. Baji mengatakan " aku akan mengikuti perintah mu". Tara Rani bertanya "Kau sekarang bisa memahaminya Balaji?".
Seorang utusan datang dan mengatakan " aku memiliki pesan untuk Rani Saheb". Tara Rani Bai membaca pesan tersebut dan meminta Dhana ji untuk datang ke mantra kash. Tara Rani pergi bersama Dhanan Ji , diikutiu oleh Pant Pranithi,  Chandarsen dan Balaji
Seorang utusan datang menemui Qameruddin mengatakan "raja baru meminta mu untuk hadir di istananya dan membuktikan kesetiaan mu". Qameruddin mengatakan" sku hanya setia pada Aurangzeb, bukan pada anak-anaknya yang bodoh"
Naser mengatakan" aoa yang akan terjadi jika kita menolaknya, apa yang akan dilakukannya?. Qameruddin mengalihkan pertanyaan Naser dan membawanya ke dalam ruang rahasia , ia menunjukkan perhiasan pada Naser, Qamerududdin mengatakan " aku tidak akan menjadi pelayan kaisar dan akan membuat kerajaan kita sendiri".
Naser mengatakan "tapi kita bukan dari keluarga kerajaan manapun". Qameruddin mengatakan " aku hanya menunggu Aurangzeb untuk mati, Azam dan Kam Baksh akan bertarung, salah satu dari mereka pasti aksn meninggal, dan yang lainnya harus berjuang dengan kita"
Tara Rani Bai mengatakan kepada semua orang "Aku telah mendapat kabar jika Azam membebaskan Shahu ji, mereka memainkan trik ini untuk melemahkan marathis... aku tahu mereka akan melakukan ini, tapi tidak melakukannya segera". Tara Rani mengatakan pada Balaji " aku tidak ingin memberi mu tanggung jawab apapun, tapi saat melihatnya, dia harus pergi bersama Dhana ji untuk menghentikan Shahu ji agar tidak menginjakkan kaki di Satara" .

Tara Rani meminta secara tidak langsung pada mereka untuk membunuh Shahu ji Baji mendengar pembicaraan mereka. Balaji mengatakan " jika kami melakukan apa yang kau minta, maka banyak orang akan melawan dan memberontak" Shiva Raze datang dan mengatakan bahwa ini duplikat Shahu ji (shahu ji) Balaji mengatakan "akan ku pastikan detekah bertahun-tahun yang lalu dia masih hidup" Pant Pratinidhi mengatakan " sakit saat itu dia sakit" Shiva Raze mengatakan "jika Aurangzeb bisa membuat duplikatnya maka mengapa Azam tidak bisa membuat duplikat Shahu ji?". Baji mengira mereka salah dan menganggapnya melakukan tindakan pengecut. Balaji mengatakan ki pikir bisakah Marathi dapat melakukan ini dengan Marathi lainnya?". Tara Rani menyatakan" jika kau tidak mau mengikuti perintah ku, maka kau akan dinyatakan sebagai desh drohi".Balaji terkejut

Precap:
Radha meminta penjelasan Balaji tentang penangkapannya. Baji memberitahukan ke ibunya bahwa Tara Rani memintanya untuk menghentikan Shahu ji agar tidak masuk kembali ke Satara, jika tidak ayahnya akan dinyatakan sebagai desh drohi, Rafha bertanya pada Balaji "apa yang akan Tara rani lakukan, jika kau mau melakukan tugasnya terhadap raja atau bangsanya?".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar