Minggu, 21 Januari 2018

PESHWA BAJIRAO EPISODE 81 (15 Mei 2017) : BAJI MENYAMAR MENJADI PEMBAWA LELUCON, TARA RANI SAHEB DAN SHIVA RAZE MARAH MENGETAHUI JIKA BALAJI SEBAGAI PENGHINAT KARENA MENCARI DUKUNGAN UNTUK SHAHU JI, RADHA BAI DAN ANAK-ANAKNYA DI PISAHKAN, SIVA RAZE INGIN SEKALI MEMBUNUH RADHA BAI DAN ANAK-ANAKNYA NAMUN TARA RANI SAHEB MENOLAK JIKA ITU HANYA AKAN MENJADI KEKEJAMAN

Di tayangkan SONY TV : 15 MEI 2017



PESHWA BAJIRAO EPISODE 81
DIINTERPERASIKAN DAN DITERJEMAHKAN OLEH MADE


Index : Kam Baksh mengizinkan Bajirao untuk tinggal di kampnya. Siwa memerintahkan tentaranya untuk menjaga Radhabai menjauh dari anak-anaknya. Tararani belajar bahwa Balaji Vishwanath dan Dhanaji telah bergabung dengan Shahu. Salah satu pembantu Kam Baksh mengatakan kepadanya bahwa tentara Marathi berencana untuk melarikan diri dari penangkarannya.



----------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------



Masih di istana Kam Baksh, Baji membuat lelucon di hadpaannya, dan Kam Baksh mentertawakan lelucon Baji. Baji mengatakan "Ketika Marathi bertanya pada Mughal tentang apa yang tidak di ketahui oleh siapa". Kam Baksh berpikir "Tapi tidak ada yang menjawab" dan meminta Baji untuk menjawabnya. Baji menjawab "Pria dari Marathi memberikan 50 koni dan Mughal memberikan 500 koin, bahkan aku tidak tahu jawabannya". Kam Baksh bertanya "apakah kau datang kesini hanya untuk bercanda pada kami?". Baji terkejut

Radha memberitahu Tara Rani bahwa apapun yang telah di lakukannya itu semua kerena demi menyelamatkan kedua anknya. Tara Rani mengatakan "aku tidak pernah membunuh orang yang tidak bersalah  tidak akan ada wanita dan juga anak-anak yang akan du bunuh disini, aku telah berjanji pada Balaji, dan apapun yang ku lakukan itu semua demi kesalamatan anak mu, kau akan selamat disini". Radha mengatakan " benar untuk bermimpi untuk anak mereka tapi tidak tepat untuk menggapai impian mu di bahu anak mu". Tara Rani bertanya"Jadi kau ingin bilang Shiva Raze  tidak berkompeten ?" Radha menjawab " itu semua bukan kesalahan Shiva Raze, tapi kesalahan impian dan juga asuhan mu". Tara Rani dan Shiva Raze terlihat sangat marah

Kam baksh mengatakan "aku hanya  bercanda dan tertawa". Baji menghela napas lega. Malhar mengatakan "Baji akan memintanya untuk membebaskan kita". Kam Baksh bertanya "apa yang kau inginkan?" Baji mengatakan bahwa "aku ingin menghibur mu setiap hari dengan lelucon ku". Kam Baksh mengizinkan Baji untuk melakukannya.  Malhar marah.

Tara Rani mengatakan "Jika Shiva Raze tidak memberikan kewajiban pada ku, maka Baji tidak akan menolak untuk menerima perintah dari ayahnya". Radha membeberkan semua sisi Baji, Raze marah dan mengatakan "cikup". Raze meminta pada prajurit untuk mengunci Radha dan anaknya di Kothri/ penjara. Tara Rani berkata "Radha ingin sekali berdebat dengan ku". Raze meminta pada prajuritnya untuk menjada Radha dan menjauhi kedua anak-anaknya, dan mengatakan "Jika berita itu tersebar benar bahwa Balaji telah berhianat maka aku akan memanggil mereka". Prajurit membawa Bihu dan Chimna Ji, Radha dan anak-anaknya menangis

Baji datang ke Malhar ketika ia bekerja dan semua prajurit Marathi terborgol dan melakukan perkerjaan berat.. Malhar bertanya "apa yang sedang kau lakukan disini?"..,  kau punya kesempatan untuk kembali ke rumah, tapi kenapa kau tetap kembali kesini". Baji mengatakan "apa yang akan aku  katakan?"..,  bahwa aku  meninggalkan prajurit ku di sini".. Aku marah pada mu karena untuk menyelamatkan mu dari kemarhan Chandarshen, bagi ku kau lebih dari hanya sekedar saudara.. Malhar". "Aku tidak bisa memboarkan keluarga ku menderita". Malhar bertanya "Mengapa kau tidak meminta kebebasan kami pada Kam Baksh dan justru menawarkan untuk memberikannya hadiah?". Baji bertanya pada Malhar "apakah kau pikir Kam Baksh akan membebaskan kalian semua, tidak dia akan membunu kita semua, tapi aku butuh waktu untuk berfikir bagaimana caranya untuk kabur dari sini besama dengan mu". Malhar berkata "Tembok Qila ini begitu kuat, dan jika kita mencoba untuk memecahkanya saat ini?". Baji mengatakan "tentu saja, Mughal yang akan menhancurkan tembok ini"

Distana, Tara Rani menumpahkan kemarahannya ia memainkan pedang diatas nyala lilin, ia melampyaskannya dengan memadamkan semua  lilin dan mengingat semua kejadian dimasa lalu.
Pant Pratinidhi mengatakan "berita itu benar, Balaji dan Dhana ji mengumpulkan pendukung untuk Shahu ji". Tara Rani Bai memintanya untuk menangkap Balaji. Shiva Raze mengatakan "Balaji tidak ada di sini,  kita harus menunggu lalu menangkapnya".  Raze meminta agar Tara Rani membunuh istri dan anak-anaknya. Tara Rani kaget dan bilang "itu hanya akan menjadi kekejaman,  kita tidak akan melupakan kemanusiaan, ingatlah kau raja dan bukan setan, jangan lakukan apapun tanpa seizin ku". Shiva Raze marah

Malhar memberitahu Marathi lain "Baji menemukan cara untuk membebaskan kita semua". Baji menandatanganinya. Malhar berpura-pura muntah dan pergi menemuinya. Semua prajurit  Marathi menolak memberi makanan pada mereka. Baji memberitahu Malhar "aku meminta auzaar / peralatan untuk membebaskan kalian"  Prajurit  Mughal mendengar pebicaraan mereka dan pergi untuk memberitahu Kam Baksh. Malhar dan Baji bersembunyi. Malhar bertanya pada Baji "mengapa kamu melakukan ini?"

Shiva Raze mengatakan pada Pant Pratinidhi " aayi ku  tidak menghormati aku, dia selalu  menganggap jika aku sebagai anak kecil,  singhasan ini milikku, dan aku akan memutuskan apa yang harus dilakukan". Pant Pratinidhi mengatakan" bahkan Tara Rani Bai khawatir".. beri aku waktu untuk berfikir.  Shiva Raze bertanya "dengan siapa kau akan  setia?". Pant Pratinidhi mengatakan "aku setia hanya pada singhasan". Shiva Raze memintanya untuk mengirim pesan dan terlihat marah.

Prajurit Mughal  datang ke perkemahan Baji dan mulai mencari barang-barangnya, Baji digeledah namun ia tertawa. Baji bercanda jika  ia datang dengan tangan hampa dan akan pergi dengan tangan hampa. Kam Baksh memintanya untuk membawa Baji. Baji mengatakan "aku memang berbohong". Prajurit Mughal  mengatakan "aku mendengarnya mengatakan itu". Prajurit datang dan mengatakan "kami  tidak dapat menemukan apapun". Kam Baksh  marah dan berteriak lalu mencabut pedang dan mengarahkan pedang ke leher  Baji menjadi tegang.

Precap:
Sevika memberitahu Radha "Tara Rani mengirim makana untuk mu,  bahkan setelah menyatakan bahwa Balaji pengkhianatan". Qameruddin meminta Tara rani memberikan  Balaji dan keluarganya kepadanya, dan mengatakan "  aku akan memberi mereka uang untuk membeli kesetiaan sardar itu".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar