TAYANG SONY TV : 1 Juni 2017
Baji menyarankan Shahu ji untuk berbagi singhasan dengan Raze. Bappa ji mengatakan" itu politik dan bukan permainan anak-anak, tidak pernah ad singhasan yang didistribusikan dalam sejarah". Baji mengatakan" jika pemikiran kita tidak unik, maka bagaimana bisa samrajya berbeda". Bappa ji mengatakan" samrajya tidak bisa dibagi dengan siapapun, baik milik ku maupun orang lain". Baji menceritakan beberapa kalimat dan mengatakan" itu berarti ini milikku, ini dia, pemikirannya hanya untuk orang-orang yang berpikiran sempit bukan yang hatinya besar, semua alam semesta adalah keluarganya". Baji mengatakan " sanskriti membuat kita membuat orang asing menjadi kita, dan kau mengajarkan untuk menjadikan kita sebagai orang asing". Bappa ji kaget.
Baji mengatakan" musuh kita bukan Tara Rani Saheb atau Shiva Raze, tapi mughal..,Jika kita mendapatkan pengalaman Tara Rani Bai, keberanian Maharaj dan semua orang saling mendukung
maka kita bisa berbuat banyak untuk bangsa". Shahu ji mengatakan" tidak ada hubungan antara kecerdasan dengan usia, pembicaraan Baji itu adarsh, tapi di sini kita mengambil keputusan untuk melihat situasi. Jika aku tidak berperang dengan Shiva Raze maka dia akan merasa aku tidak kompeten".. Dalam situasi itu, mengapa orang-orang kita mempercayai aku, beberapa orang menganggap aku sebagai penipu". Shahu ji bilang" aku akan hadir di depan orang-orang, jika mereka setuju maka hanya aku yang akan duduk di singhasan, kalau tidak Shiva Raze bisa datang dan duduk di atasnya". Shahu ji meminta Dhana ji untuk membuat pengaturan untuk ditujukan pada masyarakat Satara. Dhana Ji dan Bala Ji pergi
Chimna Ji bertemu dengan Gotiya dan Ishu, Ishu menghawatirkan hasutan Guru ji semakin parah terhadap keluarganya. Chimna hanya terdiam. Gotiya mengatakan pada Ishu " aku tidak dapat menjauhkan diri dari keluarga Baji" Ishu mengatakan "mengapa tidak ada yang mendengarkan kita" Chimna mengatakan" masalah ini telah dimulai oleh Guru ji .., dia menyuruh Balu untuk mengawasi kami". Gotiya mengatakan " kita tidak tahu .., dia menganggap kau sebagai musuh" Chimna mengingat perlakuan kejam guru Ji dan Balu, Chimna mengatakan" ada orang lain yang bermain di belakang Guru ji, tidak ada yang mengatakan apapun saat Baba dan Bhao/ kakak ku ada di sini, aku harus menempuh jalan yang rumit untuk mengetahui yang sebenarnya terjadi seperti Baji"
Shahu ji bersiap untuk berbicara dengan orang Satara dan mencoba berbagai gaya untuk berbicara di depan mereka, ia berpikir "mengapa aku tidak yakin harus berkata apa? "Baji datang dan mengatakan "kau sedang tidak berbicara dari hati". Baji datang menemu Shahuji dan memberikannya salam. Shahu ji mengatakan pada Baji " Chatrapati Shiva ji Maharaj adalah Azooba-nya, ketika aku berpikir jika aku akan berjalan di tangga kakinya, aku merasa tidak kompeten..Azoobanya telah mengalahkan musuh dan memenangkan hati orang-orang.. Aku tidak berpikir bahwa aku akan mengulangi sejarah". Baji mengatakan " aku tidak akan mengulang sejarah, tapi akan membuat sejarah ku sendiri, kau bisa mundur". Shahu ji bertanya "apa yang akan aku katakan". Baji memintanya untuk membicarakan mimpinya tentang Swaraj dan mengatakan" apapun yang akan kau katakan akan langsung dari hati mu dan itu akan sampai pada hati orang lain, aku akan menunggu mu di luar".
Gotiya dan Ishu datang ke Guru ji. Guru ji marah bilang "aku tidak punya waktu jika memikirkan membicarakan Radha dan anak-anaknya". Guru ji bilang "kenapa kau kemari Gotiya ku pikir kau menjadi Lakshman dari Baji, tapi dia dinyatakan sebagai pengkhianat.." Gotiya bilang "Namrata meminta ku untuk belajar dan kemudian hanya dia yang akan menikahi ku" Mereka memuji Guru ji. Guru ji mengatakan " aku tidak akan mengajarinya, karena akj meninggalkan Saswad untuk menjadi Raj Guru, dan mengatakan "Pant pratinidhi menjanjikannya". Chimna mendengarnya dan berpikir untuk mengekspos kenyataannya tentang guru ji di depan dari penduduk desa.
Shahu ji mendatangi orang Satara, ia melihat lebih sedikit orang dan bertanya pada Dhana ji. Dhana ji mengatakan" ini adalah tempat masa lajang Tara Rani Bai, butuh waktu untuk memenangkan kepercayaan mereka". Di depan orang-orang yang hadir, Shahu ji bersorak sorai Har-har Mahadev dan semua orang mengikutinya, Shahu ji mengatakan "sebelum datang ke sini aku ragu, karena setiap kali aku berdiri di suatu tempat itu, ayah dan parola dan sanskar Azooba juga berdiri bersama ku, aku dalam dilema berpikir apakah aku bisa mewujudkan impian mereka", tapi seseorang mengatakan "setiap anak menanggung impian ayah mereka, azooba memberi mereka mimpi swaraj'. Shahu ji mengatakan " aku telah belajar satu hal saat berada dipenjara Mughal, Mughal bisa merebut ibunya dan kedua istrinya, tapi mereka tidak bisa merebut mimpinya darinya.., ini adalah mimpi Swaraj, ini jug bukan milik ku, tapi ini milik setiap orang dari bangsa ini... Aku akan memerintah dari Satara dan Raze dari Kolapur". Shahu ji bilang " aku tidak akan bertarung dengan Raze, tapi dengan Mughal, motifnya bukan perang, tapi damai" Semua orang yang berkumpul di sana mendengarnya dan mereka bertepuk tangan untuknya, dan memanggilnya Maharaj dari Satara. Semua orang bersorak-sorak satara maharaj ki jay"
Malam hari, Guru Ji sedang di kandang memberi makan sapi.., seseorang melemparkan surat dan ia tersenyum, Guru Ji berfikir Pant Pratinidhi memanggilnya di belakang kuil. Guru ji berjalan ke belakang kuil dan menyapanya tanpa melihat wajahnya. Guru ji bertanya" mengapa kau telah mengubah wajah mu, apakah kau kesal dengan ku? Pant memintanya untuk bertanya pada dirinya sendiri. Guru ji mengatakan " kau telah membuat penduduk desa melawan keluarga Balaji dan menimbulkan kebencian terhadap mereka, aku telah membuat mereka percaya bahwa Balaji adalah pengkhianat dan membuat semua orang memutuskan hubungan dengan mereka." Pant bilang "saat Baji tidak ada di sini". Chimna menunjukkan bakatnya dan membuat obat untuk Aayinya. "Chimna membuat keluarga Gotiya mendapatkan pengampunan dari Mukhiya ji" Guru ji meminta pant untuk tidak khawatir dan mengatakan "aku tidak akan membiarkan bantuan menjangkau mereka". Ternyata Chimna memakai mahkota kerajaan dan menyamar menjadi Pant. Chimna menampakkan wajahnya dan membuat Guru ji kaget saat melihat Gotiya menggendongnya. Chimna mengatakan " tempat Guru lebih dari sekedar dewa, tapi kau membungkuk begitu rendah. Kau telah menyiksa kami dan mengkhianati penduduk desa, ini adalah kebenaran mu". Guru ji bilang" kau tidak bisa membuktikan kebenaran ku, aku telah berkonspirasi melawan keluarga mu, tapi kau tidak bisa datang".
Radha datang dan mengatakan "kebenaran tidak memerlukan bukti apapun" Radha datang bersama penduduk desa dan menghadap Guru Ji. Guru ji kaget melihat penduduk desa datang ke sana bersama Mukhiya dan warga desa mengepungnya. Mukhiya ji meminta Guru ji untuk tidak membungkuk lebih rendah dan mengatakan "Balaji benar, Shahu ji adalah raja sejati kita, dia meninggalkan setengah rajya, kesetiaan kita ada bersamanya"
Precap:
Chandrasen bertemu dengan Qameruddin dan bertanya" apa yang kaulakukan di sini?" Chandersen mengatakan" Dhana ji memberikan keamanan pada Shahu ji". Qameruddin meminta Chandrasen untuk membunuh Dhana ji agar pergi jauh darinya. Baji mengintip mendengar mereka dan terkejut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar