Rabu, 31 Januari 2018

PESHWA BAJIRAO EPISODE 91 (29 MEI 2017) : CHANDERSEN SENGAJA MEMANIPULASI PIKIRAN BAJI, SHIV BAI BERTEMU TARA RANI BAI, BAJI DIPENJARAKAN CHANDERSEN BERENCANA UNTUK MEMBUNUH SHAHU JI

TAYANG SONY TV 29 Mei 2017 
PESHWA BAJIRAO EPISODE 91
DIINTERPRETASIKAN DAN DI TERJEMAHKAN OLEH MADE


Index :   Qamruddin menyarankan Chandrasen untuk membunuh Shahu. Shiubai dan putrinya Kashi bertemu Tararani di istana Tara Rani. Pada malam hari, Bajirao melihat orang yang mencurigakan berjalan di dekat kamarnya. Bajirao menganggapnya sebagai Chandrasen. Bajirao mengatakan kepada Shahu bahwa Chandrasen ingin membunuhnya. Shahu menolak untuk percaya pada Bajirao. Dia memerintahkan tentaranya untuk memasukkan Bajirao ke dalam penjara.

-----------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------






Balaji memberitahu pada Baji " tidak memiliki bukti melawan Chandrasen, kau harus melindungi Chandrasen dalam ketidakhadiran ku" Balaji bertanya "mengapa kau tidak menceritakan apapu .., kadang-kadang yang terbaik adalah tetap diam". 

Chandrasen bertemu dengan Qammeriddin disuatu tempat, Chandasen mengatakan pada Qameruddin "aku berhasil membuktikan jika Balaji dan Baji salah di mata Shahu ji, tapi akuakan datang ke Satara" Qamer Uddin mengatakan" bagaimana jika Shahu ji tidak memiliki leher?" maka bagaimana dia akan memakai mahkota". Chandrasen mengatakan" Shiva Raze tidak memerintahkan untuk membunuh Shahu ji". Qameruddin mengatakan" jika Shahu ji menang, maka dia akan menjadi raja dan kau harus bekerja di bawah Balaji saat itu" Chandrasen terkejut

Radha akhirnya sadar dan mengetahui saat Chimna menyelamatkannya dan bayinya yang belum lahir, Chimna memberikan Radha minum.  Bhiu mengatakan pada Radha " aku membuat obat untuk mu dan juga minyak " Chimna bilang" aku tidak bisa menjadi seperti kakak ku" Radha bilang" kau tidak perlu menjadi seperti dia, jika Baji paling baik di Shastra maka kau yang terbaik di Shaastra" Radhs bilang "kalian berdua saling melengkapi". Radha memeluk Chimna dan mengatakan " kau tidak tahu .., kau telah dewasa". Bhiu bilang" aku akan membuat makanan untuk mu, aku berharap mendapat adik perempuan". Chimna ji dan Bihu pergi keluar, Radha merasa sangat cemas

Baji dan Malhar sedang berlatih pedang bersama dengan Saardars lainnya di bawah peimpinan Chandarsen, Baji menatap Chandarsen dan ia menyerang Malhar dan pedangnya terjatuh dan Malhar mengarahkan pedang di leher Baji. Malhar berlatih dan bertanya pada Baji" di mana konsentrasi mu" Chandrasen datang mengambil pedang Baji dan bertanya pada Baji" apa yang terjadi?" Chandrasen meminta Baji untuk melupakan masa lalu. Baji mengatakan " aku juga mengingat sejarah dan juga bab-bab sejarah". Baji mengingatkan bagaimana saat Chandrasen menipu temannya sendiri dan meminta Baji untuk meminta maaf pada Qameruddin. Chandrasen marah dan pergi

Bhiu dan Chimna memeriksa semua kaleng  penyimpanan  yang ternyata kosong dan mengatakan" tidak ada apa-apa di dalamnya". Gotiya datang ke sana dengan keledai. Chimna mengatakan "Aayi meminta mu untuk tidak membantu kami" Gotiya bilang "aku tidak bisa menolongmu, tapi langotia akan membantu mu". Keledai masuk mengantarkan barang yang ada ditubuhnya, Bhiu dan Chimna melihat parathas dan tersenyum, Ballu melihatnya. 

Malam hari, Shivbai datang bersama Kashi menemui Tara Rani bai dan meminta Kashi memberi hadiah pada Tara Rani. Tara Rani Bai terkesan dengan Khadi dan memujinya. Shiv bai secara tidak langsung mengusulkan untuk menjodohkan Raze dan Kashi. Tara Rani Bai memintanya untuk berbicara lurus dan mengatakan" selama perang, lampu tidak menyala, kita akan berpikir begitu badai terus berlanjut" Shivbai mengira" kau tidak tahu sampai sekarang suami ku Mahantji tetap mendukung Shahu ji.

Baji dikagetkan dengan suara bising, ia terbangun dan melihat Chandrasen berjalan membawa pedang menuju Shahu ji kemudian hari dan bangkit, Baji melihat pedang yang sama seperti milik Chandrasen dan bertanya-tanya" ke mana dia pergi pada jam segini?". Baji mengikutinya di belakang, Chaneraen mengeluarkan pedang dan Baji bersiap  mengeluarkan pedangnya. Sementara itu Shahu Ji sedang berdiri di balkon ia sangat merindukan ibunya, saat Chandrasen akan di serang  Baji berteriak "Maharaj". Namun Chanresen menghilang ketika Baji mengarahkan pedangnya ke Shahu ji, Chandersan datang bersama dengan Dhana Ji dan yang lainnyaShahu ji bertanya" apa yang kau lakukan?" Baji menahan pedang di lehernya dan memberitahu Shahu ji " aku melihat Chandrasen mendatangi mu untuk membunuh mu". 

Chandrasen berkilah mengatakan pada Baji "aku bersama ayahku Dhana ji dan Shripath ji" Baji bertanya-tanya" bagaimana ini mungkin". Chandrasen mengingat saat meminta seorang tentara untuk mengenakan pakaian seperti dirinya dan membodohi Baji. Dhana ji bilang" dia ada bersama ku" Shahu ji bilang "hanya kau yang punya pedang di tangan mu " Dhana ji bilang "kau berjalan saat tidur" Baji mengatakan "aku tidak sedang tidur". Chandrasen mengatakan " kau menganggap mereka sebagai pesaing, tapi kau menganggap aku sebagai musuh".  Dhana ji mengatakan pada Baji " Chandrasen benar".

Chandrasen mengatakan pada Shahu ji "Baji yang akan menyerang mu, tapi akan menuduh nama ku".  Baji bilang" aku menyimpan pedangku untuk menghormatinya". Shahu ji mengatakan pada Baji " permusuhan pribadi mu akan merugikan negara sampai Balaji kembali, kau akan berada di penjara" prajurit membawa Baji pergi, Baji berteriak meminta Shahu ji untuk mendengarkannya Chandrasen berpikir" lalu sekarang siapa yang akan menyelamatkan Shahu ji dari ku?". Baji di bawa ke penjara.


Precap:
Guru ji menegur Gotiya karena telah membantu keluarg Baji dan mengatakan" kami akan membakar rumah muu ntuk mengajari mu sebuah pelajaran".


Tidak ada komentar:

Posting Komentar