Tayangan Sony Tv : 4 Mei 2017
![]() |
| PESHWA BAJIRAO EPISDE 75 DIINTERPRETASIKAN DAN DITERJEMAHKAN OLEH MADE |
Index : Bajirao menginformasikan kepada ibunya bahwa Tararani telah meminta Balaji Vishwanath untuk tidak membiarkan Shahu memasuki Satara. Azam melepaskan Shahu dari penawanan. Azam memberitahu Shahu bahwa, cepat atau lambat, orang-orangnya sendiri akan mengkhianatinya. Balaji Vishwanath memberitahu Radhabai bahwa Tararani telah menginstruksikan Bajirao untuk mengikuti perintahnya. Siwa memerintahkan tentaranya untuk menangkap keluarga Balaji.
---------------------
-------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------
Balaji kembali kerumah, Radha bai terus bertanya ketika Balaji hanya terdiam dan tidak mau berbicar, ia meminta Chimna ji dan Bihu untuk pergi bermain diluar, sekali lagi Radha meminta Baji menceritakan apa yang sebenarnya terjadi, Balaji memberitahu Radha " Tara Rani meminta Baji untuk mengikuti perintahnya". Radha bertanya "Mengapa kau tegang?". Baji datang mengatakan " Tara Rani ingin ayah menghentikan Shau ji kembali memasuki satara". Radha terkejut.
Di hadapan Pangeran Azam mengatakan pada Shaiu Ji "Prajurit kami akan membawa mu ke tempat Marthi, dari sana kau harus pergi dan melindungi diri mu sendiri". Shahu ji mengatakan " aku tidak membutuhkan musuh untuk melindungi ku dari orang-orang Marathi.. peraturan marathis di hati dan telah dipikirkan dalam darah kami". Azam marah dan bilang "aku bisa memenggal mu, tapi tidak akan melakukan itu, karena bangsanya sendiri akan melakukan hal itu... kau tinggal di sini, tapi tidak mengerti bahwa bangsamu sendiri akan membunuhmu karena takhta". Azam meminta prajurit untuk membawanya pergi. Shahu ji dibebaskan dari sana.
Di hadapan Pangeran Azam mengatakan pada Shaiu Ji "Prajurit kami akan membawa mu ke tempat Marthi, dari sana kau harus pergi dan melindungi diri mu sendiri". Shahu ji mengatakan " aku tidak membutuhkan musuh untuk melindungi ku dari orang-orang Marathi.. peraturan marathis di hati dan telah dipikirkan dalam darah kami". Azam marah dan bilang "aku bisa memenggal mu, tapi tidak akan melakukan itu, karena bangsanya sendiri akan melakukan hal itu... kau tinggal di sini, tapi tidak mengerti bahwa bangsamu sendiri akan membunuhmu karena takhta". Azam meminta prajurit untuk membawanya pergi. Shahu ji dibebaskan dari sana.
Baji masuk menemui Balaji dan Radha, Baji mengatakan pada Balaji "Maaf aku telah mendengarkan percakapan kalian". Baji berkata " Jika Balaji tidak mau mengikuti perintahnya, ia akan di nyatakan sebagai Desh Drohi". Radha terkejut. Baji menambahkan "Radha Bai sedang memikirkan anaknya saja bukan tanah airnya, terakhir kali Shiva Raze membuatnya bertarung dengan pria itu dan sekarang Tara Rani mengingkan Shahuji melalui tangan ayah". Radha Bai mengatakan "dia telah banyak melakukan banyak hal untuk Swaraj .. tidak mungkin jika Tara Rani mengambil keputusan ini untuk selamanya" Balaji berkata
Balaji berkata "Inilah keputusan atas ego pribadinya hanya untuk membuat putranya yang tidak memiliki kemampuan untuk duduk di singgasana". Radha mengatakan "Apa itu berarti jika kau tidak mau mengikuti perintah darinya, kau akan di cap sebagai Desh Drohi, begitu juga dengan Marathi samraj akan berada dalam masalah besar". Baji mengatakan "Jika ayah mau menyatakan perintah itu maka ia benar-benar berada dipihak Sahau ji, maka Tara Rani akan segera mengubah keputusannya, tapi jika ayah menentang keputusan itu maka ayah akan di katakan sebagai Raj Dorh, tapi Jika ayah melawan Sahahu ji maka kita adalah desg dorhi itu". Baji memberikan contoh tentang Varhat dab bebgatakan :"Kita tidak akan memperjuangkan singgasana maka apa bedanya dengan menjadi pemberontak". Radha bertanya pada Balai "Apakah kau akan menunjukkan kesetiaan mu atau ksetiaan mu pada Raja dan jiga bangsa mu, aakahah dia akan menunjukkan kesetiaannya lalu apa bedanya?. Balaji bingung, apakah ia harus menunjukkan kesetiaan nya atau perintah Tara Rani Bai dan juga nasib.
Tara Rani Bai berkata pada Danaji "Aku sama sekali tidak meragukan mu, pastikan untuk membawa Baji dan tidak melawan dihadapan Shiva Raze jika keluarganya tidak mau dalam masalah ". Dhana ji mengatakanan Balaji hanya akan mengenali perintah dari Shahuji saja sehingga tidak akan ada lagi orang kain merebut tempat ku". Dhana Ji pergi.
Shahu Ji bersama dengan empat orang prajurit Mughal memasuki wilayah Marathi dengan menunggangi kuda, Shahu ji membungkuk untuk mengambil tanah seperti yang di lakukan oleh Bajirao, ia juga mengusapkan tanah di dahinya dan mengatakan " jai bhavani jai shivaji". Mereka melanjutkan perjalanannya, Prajurit Mughal bertanya "apa yang terjadi?". Shahu ji melihat kuil kecil Mahadev, ia turun dari kudanya dan meminta pada Maa Bavani untuk meunjukkan jalan padanya, Shahu Ji mengatakan "Satu jalan akan membawa ku pada Tara Rani Bai dan Shiva Raze.. ayah Raze berjaji untuk menjadikan ku raja, dan ia berfikir "Jika mereka masih mengingat semua janjinya". Atau dengan cara lain melalui hutan, jika aku pergi kehutan maka aku akan di selamatkan, tapi tujuan ku tidak akan terpenuhi". Raze melukai jarinya dan membuat tanda pada batang pohon. Prajurit Mughal bertanya pada Shahu Ji "Apakah kau tidak mau kembali?". Raze menjawab " Aku harus memutuskan jalan mana yang harus ku pilih untuk memperjuangkan Swaraj"
Kembali pada Balaji, Radha dan Baji. Balaji berkata "Raze bukanlah raja yang cakap dan karena itulah aku sedang memikirkan apa yang harus aku lakukan, aku harus pergi berama Dhana Ji dan aku tidak bisa menolaknya". Balaji pergi dan Radha Bai sangat cemas.
Baji hanya terdiam berdiri di teras, Chimna dan Bihu menghampirinya. Chimna bertanya pada Baji "Kakak apa yang terjadi?". Baji berkata "Kalian berdua masih kecil untuk mengerti politik", Chimna ji berkata "Tapi kau telah melakukan kejahatan, dan itu tidak mungkin dilakukan tanpa kami". Baji mengatakan "aku sangat bahagia karena saudara ku ada bersama dengan ku". Chimna Ji kesal dan pergi. Bihu mengatakan pada Baji "Aku ingin pergi ke Saswad agar tidak ada lagi yang berkelahi satu sama lain". Baji menangis memeluk Baji berkata "Aku juga ingin pergi dari Raj Mahal ini yang telah membuat saudara saling berkelahi".
Radha Bai memberikan pedang untuk Balaji, ia memberitahu suaminya "Aku berharap kau akan mengambil keputusan yang tepat dan kau akan mengangkat pedang hanya untuk kebenaran". Balaji mengambil pedangnya, Chimna, Bihu dan Baji datang menemui ayah dan ibu mereka. Baji mengatakan pada Balaji " Mereka semua ingin pulang dan ibu ku sedang tidak sehat". Balaji mengatakan "aku akan mengatur agar mereka bisa pergi ke Saswad". Seekor burung merpati terbang dan Balaji menagkapnya, Balaji mengatakan "Ini akan memberikan pesan pada ku". Baji sedih dengan Shahu ji dan mengatakan " seorang putra dapat mengingatkan ayahnya akan ajarannya sendiri , aku berharap kau bisa mengambil keputusan yang tepat". Balaji bilang "aku tidak bisa menjanjikan apa-apa". Balaji memeluk anak-anaknya dan menatap Radha, Balaji meminta Radha untuk merawat mereka. Radha hanya mengangguk. Balaji pergi Radha dan anak-anaknya sedih.
Radha bersama anak-anaknya pergi menuju gerobak yang akan membawanya ke Saswad, Baji memberitahu Chimna ji "Saat kita pegi ke Saswad, kau bisa mengeluhkan semua pada Gotiya tentang dirinya, aku bisa melakukan apapun untuk menenangkan amarah mu". Beberapa prajurit menghadang bersama dengan Chandrasen. Chandrasen mengatakan "Kalian tidak bisa pergi kemana-mana, ini perintah Maharaj". Shiva Raze datang bersama Pant Pratindhi, Baji dan Radha memberikan salam. Raze mengatakan "Kalian akan tetap berada disini sebagi jaminan agar Balaji tidak mundur". Kemudian Raze meminta Pant Pratindhi untuk mengirimkan pesan pada Balaji " Jika ia tidak mau melakukan apa seperti yang mereka minta maka ia akan membunuh semua keluarganya". Baji, Radha, Bihu dan Chimna terkejut.
Precap:
Di penjara, Radha bertanya" apa yang dikatakan Tara Rani Bai?" Baji mengatakan " tidak dapat berbicara kepadanya dan mereka dihukum karena kesetiaan mereka". Radha pingsan. Baji, chimna dan bhiu khawatir.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar