Selasa, 30 Januari 2018

PESHWA BAJIRAO EPISODE 89 ( 25 MEI 2017) : PENDUDUK DESA MEMBUAT PENGUMUMAN UNTUK KELUARGA BALAJI, BALAJI DAN BAJIRAO MENEMUI SHAHU JI

TAYANGAN SONY TV 25 ​​Mei 2017 
PESHWA BAJIRAO EPISODE 89
DIINTERPRETASIKAN DAN DI TERJEMAHKAN OLEH MADE
Index :Gotiya dan Ishu membawa  Chimna ke rumahnya. Radhabai mengetahui bahwa keluarganya dikucilkan oleh penduduk desa Saswad. Mahadji Krishna Joshi mengatakan kepada Balaji Vishwanath bahwa dia siap untuk mendukung Shahu dalam perjuangannya melawan Tararani. Shahu mengatakan kepada Bajirao bahwa dia terkesan dengan keberaniannya.
-------------
-------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------

Balaji dan Baji masih di rumah ayah Khasi. Baji mengatakan pada raja " jika negara berada di tangan penguasa lemah maka tidak ada keluarga yang akan diselamatkan, baik milikmu maupun milik ku". Mahant ji meminta Kashi untuk pergi ke ibunya. Mahant ji mengatakan" kau telah mengatakan pada ku dengan tidak sadar dan mengatakan pada Balaji, kau telah siap untuk mendukung ku dan Shahu ji" Istrinya mencoba menghentikannya, namun. Raja mengatakan "keputusan itu sudah final?" istri raja marah dan mengajak Khasi pergi. Balaji dan Baji berterima kasih pada raja. 
Sementara Radha Bai berpikir mengapa Chimna belum kembali sampai sekarang. Bhiu ketakutan saat melihat Chimna dan beteriak "Baahu". Radha terkejut melihat keadaan Chimna, Bihu dan Radha Bai menghampiri mereka, Bihu bilang"aku  akan mengeceknya". Saat itulah mereka melihat Gotiya dan Ishu membawa Chimna. Radha kaget saat melihat wajah Chimna menghitam dan bertanya "apa yang terjadi?. Chimna  hanya diam dan menangis. Radha meminta Gotiya dan Ishu untuk mengatakannya, dan Radha menyeka wajah Chimna. Radha bertanya kembali "apa yang terjadi?" Radha mencuci wajah Chimna dengan air. 
Pengumuman dibuat di lingkungan untuk penduduk desa, agar tidak mendukung Balaji dan keluarganya, dan mengatakan " Balaji mengkhianati Tara Rani dan Shiva Raze" dan menyatakannya sebagai desh drohi. Radha kaget.

Seorang pria bertemu dengan seorang pria, pria itu membenturkan kepalanya di batang pohon dan dahinya mengeluarkan darah, ia sengaja menjatuhkan dirinya dan berguling sementara itu Balaji dan Baji akan menemui Shahu ji, saat perampoj yang menyakiti dirinya dengan luka berlumuran darah dan tergeletak di jalanan, Baji dan Balaji turun dan menghampiri peria itu. saat Balaji akan membantunya. Pria itu mengarahkan belati di lehernya. Baji meminta dia untuk melepas baba-nya, namun si pria meminta Balaji untuk melihat anak buahnya telah mengepung anak buah mereka.
Balaji bertanya pada perampok "apa yang kau inginkan". Pria bilang " aku menginginkan harta karun yang telah kau ambil". Balaji bilang "kau bisa mengambil koper, tapi buka kekayaan tapi baju tua untuk orang miskin, harta itu sampai di tempat itu... Kau punya dua cara. membiarkan kami pergi atau menunggu prajurit kami yang lain datang dan membunuh mu". 

Perampok itu kaget dan meminta anak buahnya berlari. Baji mengajak Balaji dan bertanya" dimana sena tukdi lainnya?". Balaji bilang" aku mengerti saat melihatnya". Baji bertanya xkemana kekayaannya?' Seorang Saardars mengatakan" itu akan segera sampai pada Shahu ji ". Seorang pria menghajar perampok dan peramapok meminta pengampunan padanya saat pria itu mengeluarkan pedang di tangannya

Ibu Kashi bertanya pada suaminya "mengapa kau tidak memikirkan efek buruk dari keputusan mu, mungkin Kashi bisa mengerti, tapi Krishna adalah anak kecil.. Dekarang bagaimana Kashi akan menikah?" Raja Mahant ji meminta istrinya untuk tidak khawatir, istri Raja Mahan mengatakan" saat Tara Rani bai mengetahui tentang hal itu, apa yang akan kau lakukan, Tara Tani juga akan menyatakan kita sebagai desh drohi". Mahant mengatakan " jika aku bisa, aku siap menyerahkan hidupnya untuk negara". Kashi marah dan mengira orangtuanya bertengkar karena Baji. Pelayan datang dan memintanya untuk makan. Kashi menolak. Pelayan mengatakan "apa kau akan bertengkar dengan suami mu, saat  kau menikah?." Kashi bilang "aku tidak mau menikah". Pelayan pergi membawa makanan itu kembali.

Shauji membuat tulisan di pasir dengan pedangnya. Shahu ji mengatakan " seorang ibu membuat anaknya berubah, ketika akj tidak belajar Shashtra sejak menjadi tawanan ditempat Aurangzeb, ibu ku mengajarkan aku tentang kekuatan pena.., ibu ku berpikir jika tangan mampu menahan pena maka bisa menahan pedang sampai saatnya tiba, kekayaan yang akan ku dapatkan dari mahant, akan ku digunakan untuk pembangunan pasukan dll. Shahu berbicara tentang tujuannya. Baji datang dan menyelesaikan kalimatnya tentang tekad. Baji datang melengkapi kata-kata Shahu ji. Baji tersenyum.

Gotiya mondar mandir mengatakan " Baji dan Balaji telah mengalahkan Mughal di Daulatabad, mereka melakukan banyak hal dan dinyatakan sebagai Desh drohi". Gotiya meminta Radha untuk tidak diam dan bangun. Chimna bilang" aku tidak ingin Aayi dan Bhiu menghadapi satu persen pun penghinaan". Gotiya bilang" aku akan pergi untuk memberitahu penduduk desa". Radha menghentikannya, dan mengatakan " kita bisa bertarung dengan orang luar, tapi tidak dengan orang-orang kita". Radha membuat Gotiya tenang.  Chimna bilang "aku akan pergi untuk menghapuskan kata desh drohi di luar rumah". Radha mengatakan "siapa pun yang telah menulis, dia yang akan menghapusnya jika ayahnya memperjuangkan kebenaran". Gotiya kesal dan pergi dari rumah Radha Bai

Balaji memperkenalkan Baji kepada Shahu ji. Baji mengatakan pada Shahu ji" ibunya juga kadanva mudah dan sulit" Shahu ji" ibu ku ada dalam tahanan Mughal, beberapa hari kemudian Mughal mencoba membunuh ibu ku, apapun yang terjadi hari itu karena ibu di Bharat, wanita dihormati dan didoakan. jika kita tidak menghormati wanita maka itu dosa..., kita harus mengikuti Chatrapati Shivaji dan menjadiksn negara kita yang mandiri, dimana wanita bisa berjalan bebas". 

Baji berlutut  di depan Shahu ji.  Shahu ji memintanya untuk bangun dan memanggilnya Baji Rao. Baji bilang "nama ku hanya Baji". Shahu ji bilang" kau sudah jadi Rao saat kau membakar mughal barn di daulatabad" Shahu ji terima kasih pada Balaji karena telah membawa Mahant ji di pihak mereka. Balaji mengatakan " Baji yang bertanggung jawab untuk ini". Shahu ji mengiris jarinya dan melakukan tilak pada Baji.

Precap:

Baji mengatakan pada Balaji " Shastra akan hilang saat thye kembali". Balaji mengatakan " ada seseorang yang sedang mencoba menghentikan Shahu untuk duduk di singhasan".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar