Rabu, 31 Januari 2018

PESHWA BAJIRAO EPISODE 95 (2 JUNI 2017) : RADHA BAI DAN PENDUDUK DESA MEMPERTANYAKAN GURU JI, SHAHU JI NAIK SINGGASANA, KHASI DAN BAJI KEMBALI BERTEMU.

TAYANG SONY TV 2 Juni 2017 
PESHWA BAJIRAO EPISODE 95
DIINTERPERTASIKAN DAN DI TERJEMAHKAN OLEH MADE


Index :  Balaji Vishwanath memperkenalkan Mahadji Krishna Joshi dan keluarganya kepada Shahu. Qamruddin keluar dari benteng Shahu dan diam-diam bertemu Kamruddin. Kamruddin memberitahu Chandrasen bahwa dia seharusnya membunuh Shahu. Dia menyarankan Chandrasen untuk membunuh Tanaji. Bajirao kaget melihat Chandrasen di hutan. Kashi meminta Bajirao untuk tidak ikut campur dalam hidupnya.
---------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------



Penduduk desa bersama Radha mempertanyakan Guru ji.Mukhiya ji, berbicara pada Guru ji " Shahu ji duduk di singhasan dan dia adalah raja kita". Guru ji bilang" kau sudah mengubah kesetiaanmu sekarang". Mukhiya mencoba untuk menghadapinya. Radha mengatakan "dia telah melihat sekarang siapa yang Setia pada mereka "dan mengatakan pada Guru ji " Guru memiliki tempat yang tinggi, namun kau telah menghitamkan / mencoreng nama Guru". Radha pergi disusul penduduk desa.

Shahu ji sedang berjalan menuju singhasan dan bunga-bunga ditaburkan padanya. Baji tersenyum bahagia. Khasi menaburkan bunga, ia kesal saat melihat Baji lalu dengan kasar melemparnya pada Baji, Baji reflek mengkapnya. Baji mengingat Kashi saat dia mengucapkan kata-kata buruk untuknya dan mengepal kedua tangan. Baji juga melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan Khasi. Balaji menegur Baji bertanya" apa yang kau lakukan, ini darbaar" dan memintanya Baji untuk tidak melewati batasannya dan Khasi senang Baji dimarahi. Baji bilang pada" baiklah". Baji mengejar Kashi dan bertanya "mengapa kau melakukan tindakan ini?.. (Baji mempeahakan gaya Khasi saat mengepalkan kedua tangannya) " Khasi bilang "kau telah menggunakan ku dua kali, dan begitu kau meminta ku untuk menyembunyikan kebenaran mu..., Lain kali, kau membuat aku berbicara kebenaran untuk membuat raja Shahu ji tahu tentang diri mu". Baji bilang" ini Raj Neeti dan kau tidak akan mengerti". Kashi memegang tangan Baji, dan Baji memintanya untuk mengatakannya. Baji bilang" baiklah" dia menjaili Khasi dan lari dari sana. Khasi mengejarnya.

Semua orang melakukan puja, Saat Khasi melihat Baj, Khasi kesal hendak menghampiri tapi ibunya menghentikan Khasi, mereka semua berdoa dan sankakala ditiup. Raj Pandit mengatakan "dia memberi contoh baru dengan memberi setengah negara pada Shiva Raze "dan menceritakan kepadanya tentang singhasan. Raj pandit melakukan tilaknya, dan memakaikan mahkota pada shahu ji.
Shahu ji duduk di atas singhasan. Baji bertepuk tangan untuknya. Balaji memperkenalkan Mahant ji dan keluarganya pada Shahu ji. Mahant ji memberkatinya dan menyajikan kekayaannya untuk pembangunan bangsa dll. Shahu ji berterima kasih padanya dan mengatakan "jika kau belum setuju untuk mendukung ku, maka aku tidak akan memiliki dukungan sarasea lainnya" Mahant ji mengatakan " Balaji dan Baji meyakinkan ku, mereka menunjukkan jalan yang benar". Balaji memperkenalkan sardaar lainnya. Baji melihat Chandrasen keluar dan sangat was-was.
Chandrasen bertanya pada Baji "apa masalahnya, saat Shahu ji Maharaj mempercayainya, lalu mengapa kau tidak bisa". Baji memecah laddoo dan mengatakan pada Chandarsen " kau putra Dhana ji, tapi aku telah melihat keberanian mu terpecah". Chandersen mengatakan" jika dewa menghendaki, keberanian dan kepercayaan ku akan terhubung". Chandrasen pergi.  Baji berpikir "kemana dia pergi?" Kashi datang dan memegang tangan Baji. Baji bilang "aku punya pekerjaan mendesak "dan memintanya untuk melepaskannya.  Baji bilang pada Khasi "aku memiliki pekerjaan yang lebih penting daripada kau".  Chandrasen membuka pintu rahasia di balik pepohonan dan semak-semak dan melihat Qameruddin. Chandraden bertanya" kenapa kamu kemari? " tidak mudah membunuh Shahu ji". Qameruddin mengatakan " kau akan membunuhnya sebelum sampai di sini, aku akan bertemu dengan Azam dan memintanya untuk membunuh Shahu ji".

Kashi meminta Baji untuk menanggung dosa karena melanggar janjinya dan kemudian semuanya akan baik-baik saja di rumahnya. Baji menolak untuk menerimanya dan ia menipu Khasi dan menutupinya dengan sari, Baji pergi melarikan diri . 

Chandrasen mengatakan "dia tidak dapat melakukan apapun karena Dhana ji bertanggung jawab untuk melindungi ku". Qameruddin memintanya untuk maju di depannya dan membunuh Dhana Ji. Chandrasen kaget dan bilang "dia ayah ku" Qameruddin terus memprovokasi Chandrasen untuk melawan Dhana ji dan memintanya untuk membunuh Dhana ji. 

Baji bertanya pada Khasi "apa yang harus kulakukan" Kashi memintanya untuk berdiri di bawah pohon dan mengambil dosa di kepalanya. Baji keluar dan melihat Chandrasen. Menurut Baji dia mendengar Chandrasen berbicara dengan seseorang dan memikirkan" ke mana orang lain pergi? " Kashi datang kembali menemui Baji  dan mengatakan pada Baji " tidak mudah untuk menyuruh ku pergi".  Baji bilang" aku seperti udara yang tidak bisa kau hentikan, karena kau kehidupan negara bisa dipertaruhkan". Kashi mengatakan "kau sangat egois, aku berdoa agar pria seperti mu tidak datang dalam hidup ku".  Baji mengatakan" gadis-gadis mengalihkan pikiran ku" Baji berdoa agar tidak ada gadis yang datang dalam hidupnya. Baji dan Khasi berjalan berlawanan arah.

Precap:
Baji mengatakan pada Balaji" Chandrasen lebih peduli tentang persatuan dan keraguan ku tentara terhadapnya". Dhana ji datang dan bertanya "apakah kau lagi meragukannya". Baji bilang" ini hanya untuk tindakan pencegahan"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar