Selasa, 30 Januari 2018

PESHWA BAJIRAO EPISODE 86 (22 Mei 2017) : AKHIRNYA BALAJI BERTEMU DENGAN RADHA DAN KETIGA,ANAK MEREKA, GOTIA DAN ISHU SEDIH KARENA ARSHU TELAH IMIGRASI DAN MEREKA TIDAK BISA BERMAIN BERSAMA,GOTIYA MARAH DENGAN BAJI KARENA TIDAK PERNAH MEMBERIKAN KABAR.

TAYANGAN SONY TV : 22 Mei 2017

PESHWA BAJIRAO EPISODE 86
DIINTERPRETASIKAN DAN DITERJEMAHKAN OLEH MADE


Index : Nasir menendang perut Radhabai. Bajirao sangat marah dan melawan Nasir saat dia melukai ibunya. Balaji Vishwanath berasumsi bahwa Mughal telah membunuh Radhabai dan juga anak-anaknya. Bajirao membawa ibu dan saudara kandungnya ke rumah mereka dan disanalah mereka kembali bertemu dengan Balaji. Di sisi lain, Sihiva Raze mengetahui bahwa Radhabai telah melarikan diri dari hutan. Bajirao bertemu dengan Gotya dan teman-temannya.


--------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------

Radha Bai datang ke hadapan Naser. Radha memberitahu Naser "aku akan menghukum mu hari ini". Naser bertanya "apa kau sudah gila untuk berfikir berkelahai dengan ku saat kau sedang hamil?" Radha mengatakan " Meskipun aku hamil, tapi aku masih bisa bertarung melawan mu".  Naser berkata pada Radha "jika sesuatu terjadi pada mu maka dewa akan menghukum aku". Radha memukul Naser dan terus menghajar Naser di depan para Parajurit Mughal namun Naser menendang perut Radha sehingga ia (Radha) berteriak kesakitan. Chimna Ji dan Bihu keluar saat mendengar  jerit dan tangisan ibunya. 

Utusan Mughal melangkah pelan-pelan dengan memegang pedang di tangannya dan akan menyerang Balaji, saat pria itu akan menyerang kuda Balaji meringkik ketakutan dan Balaji menahan serangannya, Balaji dan pria itu saling bertarung namun Balaji berhasil menangkapnya, Balaji menahan pria itu dan mengeluarkan belatinya, Balaji bertanya "Kau siapa?". Pria itu memanggil Balaji sebagai penghianat,  dan mengatakan "Baji telah meninggal dalam peperangannya melawan Kam Baksh, Radha dan kedua anak mu sekarang akan di bunuh". Balaji mengatakan "Ini tidak mungkin di lakukan, istri dan anak-anak ku aman di Istana Tara Rani". Pria itu menjawab "Shiva Raze memebaskan istri dan kedua anak mu, mereka berada dekat dengan kematian saat perjalanan menuju ke Saswad". Balaji kaget  saat pria itu mengarahkan Belati ke dadanya, pria itu bunuh diri. Balaji bergegas menunggangi kudanya dan pergi.

Saat Naser akan menyerang Radha dan kedua anaknya dengan mengangkat pedangnya, Baji datang berteriak "Har-har Mahadev" Naser kaget saat melihat Baji ada  duduk di atas kudanya dengan membawa pedang di tangannya , Radha dan kedua anaknya tersenyum senang, Baji turun dari kudanya dan berdiri dengan pedang dihadapan Naser, sementara itu Balaji datang ke lokasi dimana gerobak pedati telah hangus terbakar, ia menangis saat menemukan gelang kaki Bihu disan, Balaji  berfikir jika keluarganya masih hidup.

Baji berkelahi dengan Naser dan Prajuritnya dan mengalahkan mereka, kemudian Baji menyerang Naser dan mengalahkannya, Naer kalah telak dan Baji memelintir kaki Naser, Baji berkata "Kau telah menendang ibu ku dengan kaki ini". Naser berteriak kesakitan memanggil ibunya, Baji berkata pada Naser "mengapa nama ibu keluar dari mu saat kau sedang kesakitan, itu karena ibu adalah dewa bagi anak kecil, aku akan membunuh mu untuk ini". Baji mencekik naseir, dan ia berhenti saat mendengar Radha berteriak memanggil Baji, Radha meminta pada Baji untuk membawanya pulang dan Radha pingsan, Naser menaiki kudanya dan berhasil melarikan diri. Radha pingsan dan ketiga anak Radha menangis dan berteriak memanggil ibunya.

Baji berlari mencari bantuan di hutan untuk ibunya, ia melihat seorang pria sedang menaiki kayu dengan gerobaknya, Baji meminta bantuan pada pria itu, Baji memohon pada pria itu dan berlutut di hadapannya, pria tua itu mengijinkan Baji membawa gerobaknya untuk menyelamatkan ibunya. Baji menaruh Radha di gerobak dan ia mernarik gerobak sedangkan Chimna dan Bihu mereka mendorongnya sampai kerumah, Balaji menangis pilu dirumahnya, Baji memangil ayahnya dan ia masuk mendorong gerobak masuk kedalam halaman rumah, Balaji merasa sangat senang dan menangis memeluk Baji dengan sangat erat, Radha tersadar dan mendengar, ia memberikan tangannya dan Balaji menggenggam tangan Radha.

Malam hari, seorang sardar Matahi datang menemui, Shiva Raze marah mengatakan " Balaji, Baji dan keluarga mereka diselamatkan?... Raze bertanya "bagaimana mereka bisa mengerti rencana ku". Tara Rani memuji kecerdasan Radha Bai untuk memahami rencana Raze. Shiva Raze mengatakan " kau memuji mereka?". Tara Rani mengatakan " aku sudah memperingatkan mu, mungkin kau akan kehilangan kerajaan".

Keesokan paginya, Chimna ji bangun ia berjalan dengan mata yang masih terpejam, Baji datang dan mendorong Chimna dan membuatnya jatuh ke bak air mereka. Baji khawatir dengan keadaan Chimna dan mengeluarkannya dari air, Baji mentertawakannya. Bhiu datang dan ia juga tertawa karena Chimna basah, Chimna Ji marah dan mengambil air ia akan mengguyur Baji namun Baji tertunduk dan Chimna mengguyur Bihu, Bihu kesal karena ia menjadi basah. Baji memegangi Chimna namun Bihu mengguyurnya air, Baji juga telah basah. Baji hanya terdiam, Chimna tertawa namun Bihu ketakutan dan menjatuhkan perkakas.  Balaji keluar mendengar suara perkakas terjatuh dan berpikir" di mana anak-anak?". 

 Baji, Bihu dan Chimna bersembunyi dan mengguyurkan air ke tubuh Balaji. Balaji marah bertanya pada ketiga anaknya "apa ini masti?" Radha datang dan menegur anak-anaknya dan meminta mereka untuk menyelesaikan pekerjaan rumah, namun Radha mengguyurkan air ke Balaji. Radha dan anak-anaknya ketakutan, Balaji mengambil air di ember dan menguyur mereka, Radha mengatakan "Vaid ji menyuruh kalian untuk tidak merepotkan aku". Balaji mengatakan " aku tidak akan menghentikan mu untuk mandi". Balaji menuangkan air ke kepalanya dan ke Radha, Mereka tertawa penuh kegembiraan, namun tawa mereka terhenti saat Gotiya datang kesana tidak nampak bahagia .
Baji bertemu dengan Ishu dan bertanya tentang Parshu. Ishu menangis nemeluk Baji mengatakan" mereka bermigrasi ke tempat lain". Baji mengatakan " aku juga tidak dapat bertemu dengannya untuk yang terakhir kalinya, aku sudah memaafkannya". Gotiya menangis kesal dengan Baji dan hendak pergi karena Baji tidak menulis surat padanya. Baji menahan Gotiya berkata  "aku sibuk". Gotiya mengatakan " sekarang kau punya semua tanggung jawab dunia ' Baji mengatakan pada Gotiya, " kau telah menjadi kurus dalam ingatan ku" Gotiya mendengar hal itu,ia merasa senang. Baji ingin memeluk Gotiya, namun Gotiya mendengar suara lonceng dan ia begegas pegi.
Precap:
Radha memberitahu Balaji bahwa Tara Rani telah menjadi musuhnya sejak dia mengkhianatinya. Shiva Raze mengatakan " Baji harus mati dan bersekongkol melawan ku".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar