Index : Ketegangan adalah pembuatan bir antara Kashi dan Bajirao bahkan setelah mereka menikah. Bajirao tidak melewatkan kesempatan untuk menertawakan Kashi. Pihu juga tidak membiarkan Khasi dan terus menciptakan masalah bagi Kashi. Akankah Kashi menyesuaikan diri dengan lingkungan baru setelah menikah dengan Bajirao?.
-----------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------
Balaji menjelaskan tentang makna Haldi sebelum melakukan pernikahan pada Baji di depan semua orang, Chimna Ji datang membawa nampan dan Radha mengecek ia mencari sisir untuk melakukan ritual. Radha bilang " aku sendiri yang menyimpannya," Chimna bilang "aku akan pergi dan mencari". Kashi menduga suaminya Baji yang telah menyembunyikan sisir itu dan saat Khasi akan menghampiri Bajirao, Nandhini kembali menghentikan agar Khasi tidak melakukan tindakan bodoh. Ternyata Bhiu menyembunyikan sisir dibalik roknya dan berpikir "Kashi akan berada dalam ghunghat sepanjang hidup dan saat dia berusia 60 tahun, maka aku akan memberikannya" Bihu tertawa. Chimna datang dan bertanya pasa Bihu "mengapa kau tertawa menunjukkan gigi susu mu, apa kau yang menyembunyikannnya?" Bhiu bilang "tidak". Mereka memperebutkan sisir dan Chimna berhasil mendapatkannya Chimna bertanya "apa yang sedang kau sembunyikan ? " Chimna menahan dan tangan Bihu saat ia memindahkannya ke belakang. Radha bertanya "dimana kau menemukannya". Chimna datang ke Radha dan memberi sisir, mengatakan " aku temukan di lantai".
Gotiya meminta Baji untuk tetap tinggal sampai rasam selesai saat Baji hendak bangun. Radha membuat Baji dan Khasi melihat wajah mereka di air. Kashi menyentuh kaki Radha setelah rasam. Kashi dan Baji saling memberi tashan. Namrata meminta Kashi untuk mengenalkan dirinya sebagai istri Baji. Kashi mengatakan "kapan semua orang akan tahu tentang aku, mengapa aku akan memberikan pengantar ku". Radha bilang itu rasam. Sevika/Nandinu mengatakan pada Kashi " jika kau menyebut nama Baji maka mereka akan berpikir bahwa dia memiliki nilai buruk". Mahant ji mengatakanpada Shiv bai " rumah terlihat kosong tanpa Kashi". Shivbai menatap sisir milik Khasi dan ia menjadi kesal dan menceritakan tentang perjalanan anak perempuannya, dari seorang anak perempuan menjadi seorang istri. Mahant ji meminta Shiv Bai untuk mengendalikan dirinya sendiri. Shivbai meminta dewa untuk membantunya.
Khasi menceritakan puisi dan menyebutkan nama Baji. Gotiya dan yang lainnya menghargainya. Bhiu meminta Baji untuk mengatakan sesuatu. Baji juga menceritakan beberapa hal dan mengatakan jika "Kashi pahit". Bhiu bilang "kasha pahit" Radha menegur Bihu. Radha meminta Chimna untuk menunjukkan rumah ke Kashi. Baji jengkel karena Kashi menyebut namanya bersama Payalnya. Baji mendengar seseorang menangis dan berpikir Kashi sedang menangis. Baji membuka keranjang dan melihat Bhiu sedang menangis. Bhiu memeluk Baji dan berkata pada Baji" aku tidak suka Kashi " dan meminta Baji untuk mengirim Khasi kembali kerumahnya. Chimna membawa Kashi ke kamarnya. Kashi mengatakan" siapa yang membaca banyak buku". Chimna memintanya untuk menyimpan buku itu sebagai hadiah dari seorang saudara laki-laki.
Baji bertanya pada Bhiu "mengapa kau membenci Kashi?". Bhiu bilang "aku membenci Kashi karena dia adalah Aayi chor".., Aayi mencintainya lebih dari aku dan ia telah berjanji., aku akan merepotkan Kashi lebih banyak dan tidak akan membiarkannya menjadi aayi chor untuk bhai chor". Kashi datang ke sana dan mendengarnya. Baji bilang" dia tidak bermaksud begitu". Kashi bilang " tapi aku tahu apa yang dia inginkan. Bhiu dan Kashi berdebat. Bihu dan Khasi saling berpelukan dan mereka bertengkar satu sama lain. Chimna dan Baji berusaha memisahkan dan meminta mereka untuk saling meleoaskan. Kashi memintanya untuk melepaskan rambutnya mereka bertengkar dan saling menjambank.
Chimna berpihak pada Kashi dan saat akan memukul Bihu, Baji menahan tangan Chimna. Bhiu mengatakan " tapi Kashi juga telah menjadi bhao chor". Radha dan Balaji datang ke sana dan menegur mereka karena memberi kesan buruk kepada orang-orang yang menjadi keluarga peshwa. Baji meminta maaf pada Radha, Radha meminta mereka untuk pergi. Radha memikirkan janjinya yang diberikan kepada Shivbai dan menenangkan .Bhiu bertambah kesal dan cemburu pada Radha yang lebih menyayangi Khasi. Balaji membawa Bhiu di pangkuannya dan menyeka air matanya. Radha memeluk Kashi karena mengingat janjinya pada Shiv Bai dan kemudian meminta Balaji untuk memeluk Bihu, Balaji menggendong Bihu dan mengusap air matanya.
Chimna berpihak pada Kashi dan saat akan memukul Bihu, Baji menahan tangan Chimna. Bhiu mengatakan " tapi Kashi juga telah menjadi bhao chor". Radha dan Balaji datang ke sana dan menegur mereka karena memberi kesan buruk kepada orang-orang yang menjadi keluarga peshwa. Baji meminta maaf pada Radha, Radha meminta mereka untuk pergi. Radha memikirkan janjinya yang diberikan kepada Shivbai dan menenangkan .Bhiu bertambah kesal dan cemburu pada Radha yang lebih menyayangi Khasi. Balaji membawa Bhiu di pangkuannya dan menyeka air matanya. Radha memeluk Kashi karena mengingat janjinya pada Shiv Bai dan kemudian meminta Balaji untuk memeluk Bihu, Balaji menggendong Bihu dan mengusap air matanya.
Precap:
Baji memberitahu Chimna bahwa dia akan pergi ke Kolapur. Chimna mengatakan" kau baru saja menikah dan tidak akan pergi". Baji mengatakan" kematian pun bisa menghentikan ku berjalan di jalur swaraj"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar