Kamis, 01 Februari 2018

PESHWA NAJIRAO EPISODE 99 ( 8 JUNI 2017) : BAJI MENGUNGKAP PEMBUNUH DHANA JI DI MUKA UMUM, SHAHU JI MENGUSIR CHANDRASEN KELUAR DARI ISTANA DAN MENGANCAM MEMBUNUHNYA JIKA KEMBALI

TAYANG SONY TV  8 Juni 2017 
PESHWA BAJIRAO EPISODE 99
DIINTERPETASIKAN DAN DI TERJEMAHKAN OLEH MADE



Index : Balaji Vishwanath bersumpah-sebagai Peshwa di depan Shahu. Bajirao mengatakan kepada Shahu bahwa Chandrasen telah membunuh ayahnya. Shahu memerintahkan tentaranya untuk menempatkan Chandrasen di penjara. Tentara Chandrasen bergegas mengepung  Balaji dan mengarhkan pedang di lehernya. Chandrasen dengan marah memberitahu Shahu bahwa dia akan kembali ke Satara bersama dengan Siwa.

-------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------


Semua orang hadir ke istana untuk menghadiri Darbar. Shahu Ji akan melakukan sumpah jabatan untuk Peshwa Balaji dan Senapati Chandrasen,  Pandit ji mengejek Balaji dan Baji memotivasi ucapan Baji tidak diterima oleh pandit Ji namun Shahu ji menjelaskan bahwa Baji adalah orang kepercayaannya. Pandit ji meminta Balaji untuk mengambil sumpah dan mengatakan " kau akan memikirkan negara ini daripada urusan pribadi mu?". Balaji bersumpah " aku akan melakukan tanggung jawab ku untuk pertama kalinya sebelum keluarga ku". Shahu ji membuatnya memakai sorban baru dan mengatakan "aku harap kau tetap menghargai posisi ini". Baji mengatakan "Peshwa Balaji Bhatt ki Jai". Chimna dan Bhiu juga melompat dalam kebahagiaan. Kashi bertanya "bagaimana mereka melompat dengan gembira" . Shivbai mengejek mengatakan "meskipun dia telah menjadi istri Peshwa, tapi dia adalah orang biasa dan penduduk desa" Radha mengucapkan" terima kasih karena kau telah membuat kami tahu akarnya dan kami tidak akan pernah lupa dari mana kami datang".

Shahu ji mengatakan "selanjutnya adalah sumpah Sena " dan meminta Chandrasen untuk datang. Chandrasen ingat berurusan dengan Shiva Raze mengeluarkan pedang dan Pant Pratinidhi untuk memenangkan kepercayaan Shahu ji dan memberi tahu mereka tentang gerakan politik mereka. Saat Chandrasen hendak mengambil sumpah, tapi Baji menghentikannya dan mengatakan pada Shahu ji" Chandrasen adalah pengkhianat dan orang tersebut tidak dapat mengambil sumpah untuk melindungi bangsa.., Dia adalah seorang pembunuh dan telah membunuh Dhana ji".

Chandrasen marah dan mengeluarkan pedangnya untuk membunuh Baji, tapi Balaji menahan  dengan tangannya untuk menghentikannya. Shahu ji meminta Chandrasen untuk menahan pedang. Chandrasen mengatakan " aku akan menyimpannya kembali setelah membunuh Baji" Balaji mengatakan "tidak ada pedang yang bisa membunuh anak ku di depan ku". Chandrasen mengatakan "bagaimana mungkin anak mu bisa mengatakan hal seperti itu?" Balaji bilang "aku yakin Baji tahu sesuatu tentang Dhana ji". Bappa ji mengingatkan Balaji bahwa dia sekarang seorang peshwa dan mengatakan " Shahu ji akan memutuskan". Shahu ji mengatakan pada Baji " bukankah Vaid ji telah mengatakan bahwa Dhana ji meninggal karena usianya yang sudah tua?". Baji mengatakan" itu hanya drama panggung ... dia ( Chandrasen ) telah membunuh Dhana Ji".

Chandrasen  marah, ia berteriak mengatakan "bohong" dan meminta prajurit untuk mengatakan "aku dia bersama prajurit.  Semua Prajurit mengangguk. Chandrasen mengatakan "bagaimana aku bisa membunuh ayah ku sendiri?. Baji bilang "kau telah mengambil nyawa teman mu untuk menyelamatkan diri mu sendiri dan kau membunuh Dhana ji agar kau menjadi senapati". Chandrasen mengatakan pada Shahu ji" Balaji dan Baji tidak ingin aku menjadi senapati dan karena itulah dia       (Baji) mengatakan hal ini". Shahu ji bertanya "apakah kau punya bukti?" Baji bertanya pada Chandrasen "di mana cincin mu?" Chandrasen mengatakan " aku kehilangan cincin saat berlari setelah melawan preman terakhir kali". Baji mengatakan " kau berbohong, kau yang membuat Dhana ji mati dengan membuatnya mencicipi cincin itu". Semua orang kaget. Chandrasen mengatakan "Dhana ji meninggal karena penyakit jantung". Baji bilang" aku melihat seseorang membuat dhana ji mencicipi cincin berlian itu secara paksa".

Chandrasen mengatakan" bagaimana kau bisa melihat saat jendela ditutup?". Balaji bertanya "apa yang kau katakan?" Shahu ji ingat dan bertanya "bagaimana kau tahu jendela ditutup pada saat itu, saat kau datang jendela itu terbuka". Baji mengatakan " aku tidak melihat seseorang, tapi dia ( Chandrasen) telah berbohong untuk menangungkap kebohongannya". Shahu ji bilang" kau belum membunuh ayahmu, tapi bunuh marathis". Shahu ji meminta tentara untuk menangkap Chandrasen. Prajurit mengarahkan pedang pada Balaji dan Baji. Chandrasen mengatakan" jika ada yang mencoba menyentuh ku maka aku akan membuat tempat ini seperti bumi yang hancur ". Pasukan prajurit Chandrasen yang dihasut untuk memberontak Shahu Ji mengepung Baji dan Balaji dengan mengarahkan pedang. Balaji menahan ujung pedang dengan tangannya dan darah menetes dari tangan Balaji. Radha ketakutan

Balaji mengatakan " kau tidak memiliki kekuatan, Dhana ji ayah mu, tapi Guru bagi ku guru lebih dari pada Dewa". Balaji menahan pedang dan darah keluar dari tangannya. Shahu ji bilang" aku tidak mau sena ini, karena bukan sena tapi pembunuh" Shahu ji meminta Chandrasen untuk pergi dan mengatakan " jika kau datang kesini lagi maka aku akan membunuh mu". Chandrasen berteriak " aku akan kembali dengan Raze untuk mendapatkan singhasannya". Chandrasen dan prajuritnya meninggalkan istana.

Precap:
Radha meminta Baji dan Chimna untuk melakukan apa yang mereka katakan dan mengatakan" tidak ada yang bisa merebut prestise kita". Balaji mengatakan pada Shahu ji " aku siap melepaskan posisi Peshwa untuk menjaga perdamaian di negara ini"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar