TAYANG SONY TV 23 Juni 2017
Index : Bajirao bersikeras untuk pergi ke medan perang. Namun, Kashi menentang keputusannya dan mengangkat suaranya melawan Bajirao. Bajirao kesal saat Kashi memperingatkannya untuk tidak pergi bersama ayahnya.
-------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------
Bajirao kesal berjalan mondar mandir dikamarnya dan memikirkan sikapnya pada Khasi, ia bisa memutuskan untuk memihak pada istrinya Khasi atau pada adiknya Bihu, Chimna Ji datang dan menegurnya. Baji menumpahkan semua kesal terhadap sikap Chimna yang telah membela Khasi dari pada Bihu, tapi Chimna meminta Baji mempertimbangkan kebalikan yang di alami Khasi jika Bihu berada di rumah sasuralnya, Chimna meminta Baji untuk mempertimbangkan jika Bihu berada dalam posisi yang sedang dialami Khasi saat Bihu datang kerumah barunya dan menyesuaikan dirinya dengan rumah dikeluarga mertuanya kelak.
Baji berkata pada Chimna Ji " aku sangat kecewa dengan mu, kau mendukung Kashi dan bukan Bhiu'. Chimna mengatakan" aku telah mendukung Vahini/kakak ipar sehingga aku tidak merasa buruk. Baji mengatakan " kau berkata benar " ..., aku akan pergi ke Kolapur bersama Baba " dan meminta Chimna untuk membuat semuanya baik-baik saja di antara Bihu dan Khasi. Chimna memikirkan kata-kata Radha dan meminta Baji untuk tidak pergi saat dia baru saja menikah. Baji bilang" aku akan pergi dan ini juga keputusan Aayi-ku". Radha mendengarkan mereka dan sangat gelisah.
Sevika (Nandini) menemani Khasi dan memintanya untuk tidur. Kashi bilang "aku tidak akan tidur sampai ibu ku memperhatikan" .. Radha datang dan memanjakannya. Kashi tersenyum. Radha gelisah dengan sikap dan kelanjutan hubungan pernikahan Baji dan Khasi
Keesokan harinya, Baji duduk di luar sementara Namrata dan Bihu menemaninya. Baji bilang" dimana Aayi?" Kashi mengatakan "haldi ku akan turun lebih dulu". Baji mengatakan " haldi ku akan dikeluarkan lebih dulu, aku tidak ingin berdebat". Kashi berguam. Baji bilang" aku harus pergi dan bekerja". Kashi bilang "kau bilang kau akan melakukan sanskar, kau akan berhenti jika kau tidak pergi" Baji mengatakan " aku harus pergi ke Satara karena Shahu ji sedang merencanakan beberapa hal untuk jalannya neeti".
Baji berkata pada Chimna Ji " aku sangat kecewa dengan mu, kau mendukung Kashi dan bukan Bhiu'. Chimna mengatakan" aku telah mendukung Vahini/kakak ipar sehingga aku tidak merasa buruk. Baji mengatakan " kau berkata benar " ..., aku akan pergi ke Kolapur bersama Baba " dan meminta Chimna untuk membuat semuanya baik-baik saja di antara Bihu dan Khasi. Chimna memikirkan kata-kata Radha dan meminta Baji untuk tidak pergi saat dia baru saja menikah. Baji bilang" aku akan pergi dan ini juga keputusan Aayi-ku". Radha mendengarkan mereka dan sangat gelisah.
Sevika (Nandini) menemani Khasi dan memintanya untuk tidur. Kashi bilang "aku tidak akan tidur sampai ibu ku memperhatikan" .. Radha datang dan memanjakannya. Kashi tersenyum. Radha gelisah dengan sikap dan kelanjutan hubungan pernikahan Baji dan Khasi
Keesokan harinya, Baji duduk di luar sementara Namrata dan Bihu menemaninya. Baji bilang" dimana Aayi?" Kashi mengatakan "haldi ku akan turun lebih dulu". Baji mengatakan " haldi ku akan dikeluarkan lebih dulu, aku tidak ingin berdebat". Kashi berguam. Baji bilang" aku harus pergi dan bekerja". Kashi bilang "kau bilang kau akan melakukan sanskar, kau akan berhenti jika kau tidak pergi" Baji mengatakan " aku harus pergi ke Satara karena Shahu ji sedang merencanakan beberapa hal untuk jalannya neeti".
Kashi bertanya" apa" .. Kau telah berjanji pada ku bahwa kau tidak akan ambil bagian dalam perang". Baji memegang jidat Khasi untuk memeriksa apakah dia (istrinya) baik-baik saja dan mengatakan " mungkin kau telah bermimpi". Kashi bilang" kau sudah berjanji pada ku, kau pembohong". Bhiu mengira Radha akan memarahinya sekarang. Radha bersama dengan Chimna Ji di kuil, Radha Bai memberitahu Chimna bahwa mereka harus menghentikan Baji. Chimna memintanya untuk menghentikan Baji sebelum terlibat kembali dalam peperangan. Bhiu terkejut saat mendengar mereka dan mengira dia tidak akan menguburkan saudaranya karena Kashi.
Kashi dan Bajirao saling berdabat, Khasi mengatakan pada Baji "kau setuju dengan kondisi yang telah aku tulis dalam surat tersebut". Baji bilang" tapi aku tidak mendapat surat apapun". Bhiu datang dan meminta Baji untuk segera pergi saat dirinya mendengar dengan sangat jelas pembicaraan Chimna dan Radha yang akan bersekongkol untuk menghentikannya, dan mengatakan "mungkin Aayi akan bertanya pada Guru dakshina lagi". Baji mencoba untuk pergi tapi Kashi memegang tangannya dan mengatakan " rasams belum selesai " Khasi mencoba untuk menghentikannya, tapi Baji bersih keras untuk pergi, Benang haldi Baji terlepas dan ada di tangan Khasi dan Baji segera berlari. Radha dan Chimna keluar saat mendengar suara teriakan antara Khasi dan Bajirao.
Radha datang menemui Khasi dan tegang. Kashi khawatir dan berpikir akan terjadi sesuatu pada Baji. Radha datang dan memintanya untuk melepaskan benang haldi. Kashi bertanya" mengapa semua ritual ditujukan untuk wanita, baji telah menghancurkan ritual dan pergi, dan tidak ada yang menghentikannya". Radha memberitahu Kashi bahwa Baji telah tinggal untuk menyelesaikan ritual tersebut, namun dia marah dan pergi. Khasi bilang menatap gelang haldi milik Bajirao berkata "kita akan menghukumnya saat dia datang ke sini". Kashi berharap Baji segera kembali pulang, "apa yang akan ku katakan pada ibu ku". Tapi Radha menyemangati Khasi bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Radha datang menemui Khasi dan tegang. Kashi khawatir dan berpikir akan terjadi sesuatu pada Baji. Radha datang dan memintanya untuk melepaskan benang haldi. Kashi bertanya" mengapa semua ritual ditujukan untuk wanita, baji telah menghancurkan ritual dan pergi, dan tidak ada yang menghentikannya". Radha memberitahu Kashi bahwa Baji telah tinggal untuk menyelesaikan ritual tersebut, namun dia marah dan pergi. Khasi bilang menatap gelang haldi milik Bajirao berkata "kita akan menghukumnya saat dia datang ke sini". Kashi berharap Baji segera kembali pulang, "apa yang akan ku katakan pada ibu ku". Tapi Radha menyemangati Khasi bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Shahu ji bertemu dengan Balaji dan Bajirao, Shahu ji mengatakan pada Baji dan Balaji "Dhana ji dan Chandrasen tidak ingin datang ke depan karena mereka ingin menangkap pelakunya". Balaji merasa senang mengetahui bahwa Dhana ji masih hidup. Baji bertanya" apakah kau meragukan seseorang". Shahu ji mengatakan "aku memberikan tanggung jawab pada Bappa ji untuk mencari tahu penyerang tersebut". Bappa ji memukul seorang pria dan memintanya untuk memberitahu siapa yang mengirimnya. pria itu bilang" aku akan membuka mulut ku hanya di depan Shahu ji". Bappa ji mengancam untuk membunuhnya jika kau mengatakan yang sebenarnya. Bappa ji kesal dan keluar dari penjara mengatakan pada Sadan " tidak ada yang bisa menghentikan ku untuk membalas dendam dari Shahu ji"
Bhiu dan kashi bertarung dengan dingin sambil mendandani boneka mereka. Gotiya datang membawa banyak jaleby ditangannya dan mengatakan "sasuralnya telah mengirim jalebis". Bhiu dan kashi memintanya untuk memberinya. Gotiya berpikir "siapa yang harus memberi dan memakan semua jalebi". Gotiya memakan semua Jalebi didepan Khasi dan Bihu hingga bersendawa, Kashi dan Bhiu kaget. Chimna memberitahu Radha " Gotiya menangani situasi, kita harus menghentikan pertarungan mereka segera"
Dihadapan Dabad, Bappa ji mengatakan Shahu ji " penyerang tidak membuka mulutnya". Baji mengatakan "pemilik penyerang itu ada di dalam istana". Bappa ji mengatakan "sapa yang memberi kau hak untuk mengatakan ini, mungkin Balaji merencanakan serangan ini". Baji marah dan bertanya pada Bappa ji "beraninya kau menuduh baba". Shahu ji meminta mereka untuk tenang dan mengatakan "aku telah mengambil keputusan ptajurit harus siap menghadapi perang "dan memberikan tanggung jawab kepada Balaji dan Bappa ji. Baji bertanya pada Balaji, "bolehkah aku tinggal di Satara". Balaji mengangguk. Baji menatap Bappa ji.
Dihadapan Dabad, Bappa ji mengatakan Shahu ji " penyerang tidak membuka mulutnya". Baji mengatakan "pemilik penyerang itu ada di dalam istana". Bappa ji mengatakan "sapa yang memberi kau hak untuk mengatakan ini, mungkin Balaji merencanakan serangan ini". Baji marah dan bertanya pada Bappa ji "beraninya kau menuduh baba". Shahu ji meminta mereka untuk tenang dan mengatakan "aku telah mengambil keputusan ptajurit harus siap menghadapi perang "dan memberikan tanggung jawab kepada Balaji dan Bappa ji. Baji bertanya pada Balaji, "bolehkah aku tinggal di Satara". Balaji mengangguk. Baji menatap Bappa ji.
Precap:
Radha mengatakan pada Bhiu dan Kashi "aku bisa menata rambut kalianbersama-sama". Mereka bertanya-tanya "bagaimana caranya" Radha menyatukan kepangan rambut mereka. Chimna tertawa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar