Index : Bajirao dan panglima pasukannya menuju Satara. Dia menginformasikan ajudan dekatnya bahwa tujuannya adalah unifikasi. Karena ayahnya terluka, Bajirao ingin melampaui kekuatan lawan dan mencapai sebelum mereka melakukannya.
--------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------
Balaji datang ke tenda Mughal, Balaji membungkuk di hadapan Yeshu Bai, namun Ibu Shahu ji menghentikannya dan mengatakan " kau rakshak ku,jangan membungkuk di depan ku". Balaji mengatakan" karena aku terluka, aku tidak bisa membawa kalian ke Satara tapi putra ku Bajirao akan membawa kalian kesana".
Bajitao mengatakan " aku ingin berbicara dengan mu sendirian" Yeshu Bai memintanya untuk tidak menyembunyikan apaun darinya. Bajirao mengatakan" jika aku tidak membawa Baba bersama ku maka Peshwin Saheb akan marah pada ku". Balaji mengatakan" luka dan sakit adalah teman lama bagi seorang tentara, aku telah berjanji pada Shahu ji untuk membawa kalian dengan selamat".
Chima ji datang dan mengatakan " kau lupa bahwa kau punya dua putra", dan menyapa Yeshu Bai ia berlutut di hadapannya. Balaji mengatakan pada,Yeshu Bai "Chima ji akan mengantar mu ke Satara". Yeshu Bai senang dan bangga pada mereka"
Rakhma membaca surat yang ditulis oleh Chima ji, dan membaca isi surat yang mengabarkan bahwa berhasil membawa Yeshu Bai dan Savitri Bai ke Satara, dan mengatakan" saat ini Baba terluka, Bajitao membawa pulang Baba".
Radha mengatakan "kita akan menjaga martabatnya". Kashi bertanya" bagaimana kita bisa menjaga itu, karena Baba terluka". Radha bilang" kita harus membuat orang lain tahu bahwa kita tidak lemah". Kashi bilang" kalau aku ada di posisi mu, maka tidak akan memikirkan hal ini". Radha bilang "aku tidak ingin ada wanita yang menggantikan ku, khususnya kau ( Kashi). Kashi mengatakan" akan mengirimkan undangan ke semua orang, bahkan Anubai dan Bhiu Bai juga". Radha bilang" apa kau bisa menangani semuanya?". Kashi mengatakan " aku adalah anak perempuan Peshwin".
Bajirao dan yang lainnya dalam perjalanan membawa pulang Balaji. Gotiya terus menggoda Bajirao lalu mengambil sekuntum bunga dan mencium bunga,tapi Bajirao bilang" itu bisa saja beracun". Gotiya membuang bunga tersebut dan memintanya untuk tidak khawatir dengan Peshwa Saheb, lalu meminta untuk berhenti sejenak. Baji mengatakan "aku memiliki dua identitas, pertama ketajaman pedang dan lainnya kecepatan kuda ku". Malhar mengatakan "Bajirao tidak punya banyak waktu untuk menunggu waktu yang tepat"
Akhirnya, Shahu ji bertemu Yeshu Bai distana Yeshu Bai mengatakan pada Shahu ji " vanvas mu tekah berhasil". Shahu ji menghargai Savitri Bai atas kesabarannya, ia bertanya pada Chima ji "dimana Balaji dan Bajirao". Chima ji mengatakan" Balaji terluka dan karena itulah Bajirao membawanya ke Saswad" Pant Pratinidhi mengatakan "aku berharap ini tidak serius". Chima ji mengatakan" Balaji akan baik-baik saja karena kau selalu memberijan memotivasi untuknya" . Shahu ji meminta Pant untuk mengatur untuk menyambut Balaji dan Bajirao.
Pant bilang " baiklah" . Shahu ji memintanya untuk menyambut Chima ji Appa dengan penuh hormat. Chima ji kaget. Pant menghormatinya dengan selendang. Chima ji mengatakan" ibu ku mengajarinya untuk menghormati orang lain". Pant Pratinidhi memberkatinya. Chima ji mengatakan " sekaranh aku tidak akan kalah dalam perang atau politik".
Yeshu Bai mengatakan " satu Balaji putra kaya di Shastra dan putra yang lainnya kaya raya di Shashtra". Shahu ji mengatakan " keluarga ku kembali berkumpul itu karena kau" dan mengumumkannya sebagai Pandit dan memberikan jagir sebagai hadiah. Chima ji mengatakan" aku tidak pantas mendapatkan ini, tapi akan berusaha untuk cocok untuk ini" Seseorang mengatakan pada Pant Pratinidhi "satu saudara laki-laki memiliki jigar dan lainnya memiliki jagir, Balaji pemain yang pandai "dan meminta Pant untuk melakukan sesuatu.
Radha melihat perhiasan. Penjual perhiasan mengatakan kepadanya " itu berlian Bundelkhand, Maharaja Chhatrasal membuat perhiasan yang sama untuk ratu". Radha mengatakan "itu sebabnya aku tidak mau dan menginginkan perhiasan yang unik".
Kashi dan Rakhma datang kesana untuk melihat perhiasan. Radha mengatakan " aku ingin mereka membeli perhiasan untuk diri ku sendiri karena suami kalian akan segera datang". Kashi bertanya pada Radha "apakah kau tidak mau membeli?" Radha mengatakan "senyum kalian sudah cukup bagi ku".
Gotiya memberi makan kuda dan berpikir tentang Namrata. Baji datang dan menggodanya. Gotiya bertanya "apakah kau tidak merindukan kashi Vahini atau mencintainya?". Baji bilang " aku tidak sempat memikirkannya atau bahkan memikirkan orang lain".
Kashi memegang kalung mengatakan pada Rakhma " aku tidak tahu apakah Bajirao selalu mengingat aku banyak waktu uang yelah berlalu". Rakhma menggodanya.
Kashi memegang kalung mengatakan pada Rakhma " aku tidak tahu apakah Bajirao selalu mengingat aku banyak waktu uang yelah berlalu". Rakhma menggodanya.
Baji memberitahu Gotiya " aku tidak memiliki kenangan dengan Kashi, bagaimana bisa cinta terjadi?". Gotiya bilang" kau akan mengerti jika kau jatuh cinta". Baji mengatakan " aku hanya menyukai tujuan Swaraj" Gotiya memeluknya dan bilang" kau yoddha yang besar, tapi hidup mu kosong, kau akan mengerti jika kau jatuh cinta". Malam hari, Bajirao membawa kudanya ketepian sungai, ia mendengar suara merdu seorang gadis sedang menyanyikan lagu
Precap:
Baji mendekati kolam, ia melihat Mastani dan berpikir "siapa dia?"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar