TAYANG SONY TV 27 Juni 2017
Index : Radhabai menyarankan agar Kashi dan Baji diberi cukup waktu untuk menentukan masa depan mereka. Namun, Kashi dengan jelas mengambil sikap dan mengatakan bahwa dia tidak bisa hidup dengan rasa takut kehilangan suaminya. Di sisi lain, Bajirao menghadapkan konspirasi Bappaji untuk membunuh Shahu ji di depan Maharaj. Cari tahu apa yang terjadi selanjutnya dalam episode Peshwa Bajirao ini.
--------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------
Bihu berdebat dengan Chimna Ji bahwa aayinya terlalu memanjakan Khasi, Bihu kesal dan memanggil Khasi sebagai roti sundari saat ia memeluk ayahnya. Radha meminta mereka untuk diam. Khasi sangat bahagia saat bertemu dengan ayahnya Mahant Ji dan ibunya. Mahant Ji memberikan salam pada Radha.
Mahant ji beryanya pada Khasi "bagaimana kabar mu?" Kashi hanya mengangguk. Mahant ji bertanya" dimana Baji?". Khasi mengadukan segala hal pada ayahnya tentang haldi yang ditinggalkan oleh Bajirao pada ayah dan juga ibunya. Khasi bilang "dia (Baji) pergi ke Satara dan juga tidak melepas haldi, dia yodha dan akan selalu demikian baji tidak mendapatkan surat itu dan dia tidak ingin menjadi seperti ayah ku" . Radha mengatakan pada Khasi " Baji tidak berbohong pada mu, aku tidak membiarkan surat itu sampai kepadanya". Kashi kaget.
Bappa Ji berbicara dengan Sadan mengatakan pada " aku tidak dapat menerima penyerang melarikan diri dari kal kothri, itu persekongkolan dan kau tidak akan jatuh di dalamnya". Bappa ji bersama dengan Sadan menghampiri Sjhahu Ji yang sejak tadi berdiri di sana, Bappa Ji bertanya pada Shahu ji "apa yang kau lakukan di sini di kothri "dan memintanya untuk ikut bersamanya. Baji dan Malhar melihat mereka pergi. Malhar mengatakan "dia tidak bersalah" Baji mengatakan" dia menjadi lebih waspada". Baji hanya terdiam dan menghentakkan kakinya.
Bappa Ji berbicara dengan Sadan mengatakan pada " aku tidak dapat menerima penyerang melarikan diri dari kal kothri, itu persekongkolan dan kau tidak akan jatuh di dalamnya". Bappa ji bersama dengan Sadan menghampiri Sjhahu Ji yang sejak tadi berdiri di sana, Bappa Ji bertanya pada Shahu ji "apa yang kau lakukan di sini di kothri "dan memintanya untuk ikut bersamanya. Baji dan Malhar melihat mereka pergi. Malhar mengatakan "dia tidak bersalah" Baji mengatakan" dia menjadi lebih waspada". Baji hanya terdiam dan menghentakkan kakinya.
Shiv bai menergur dan bertanya pada Radha " siapa yang memberi mu hak untuk ikut campur di antara suami dan istri" Radha mengatakan " aku harus datang di antara mereka sebagai surat yang ditulis oleh Kashi, tapi itu kata-kata mu, aku tidak akan membiarkan kebahagiaan Kashi dan janji Baji terbakar". Mahant ji menegur Shiv bai dan mengatakan" itu tugas orang tua untuk membentuk anak itu, aku menikahinya dengan yodhha dan kau ingin merebut shakti dari yodhha.., mengapa kau menulis surat tersebut?" Kumud berpihak pada Shiv bai dan mengatakan " dia tidak berdosa setidaknya memikirkan putrinya". Mahant ji mengatakan" dia tidak membutuhkan orang luar untuk ikut campur". Radha mengatakan "Baji dan Kashi akan memutuskan apa yang mereka inginkan". Shiv bai meminta Kashi mengatakannya. Khasi hanya terdiam.
Bersama Bappa Ji dan Sadan, Shuhu Ji berjalan di koridor penjara untuk menangkap tahanan yang telah berhasil melarikan diri. Baji datang menemui Shahu ji dengan keadaan lengan yang terluka parah, Baji mengatakan "penyerang telah menyerang ku, tapi aku telah melemparkan belati ke kakinya". Bappa ji meminta Bajirao untuk berada bersama Shahu ji dan pergi ke penyerang itu. Bappa ji mengatakan " kau telah mempertaruhkan nyawa mereka juga". Bappa Ji bersama dengan Shadan mengikuti jejak tetesan darah dan menemukan seorang pria sedang berdiri di dekat dinding, tahanan yang kabur itu ingat bagaimana saat Malhar dan Baji menangkapnya dan menaruh kalajengking di lidahnya. . Baji mengetahui jika Bappa ji dan Sadanand telah memintanya untuk membunuh Shahu ji. Baji datang mengarahkan pedang di leher Bappa ji dan bertanya' mengapa kau melakukan ini?".
Bappa Ji dan Sadan dihadapkan di depan Darbar. Bappa ji menerima kesalahannya karena melakukan persekongkolan untuk melawan Shahu ji dan mengatakan" tapi itu bukan pembunuhan, tapi hukuman untuk membuat orang biasa sebagai peshwa, karena telah mengabaikan kemampuan ku" . Shahu ji mengatakan pada Bappa ji " Balaji mencalonkan nama untuk untuk Peshwa yang membuat mu sangat cemburu". Sadanand meminta maaf pada Shahu ji. Shahu ji bilang "kau selalu bilang bahwa dharm akan menang vijay dan adharm akan dikalahkan". Shahu ji memberi mereka hukuman mati dan mengatakan " kau adharm".
Bappa Ji dan Sadan dihadapkan di depan Darbar. Bappa ji menerima kesalahannya karena melakukan persekongkolan untuk melawan Shahu ji dan mengatakan" tapi itu bukan pembunuhan, tapi hukuman untuk membuat orang biasa sebagai peshwa, karena telah mengabaikan kemampuan ku" . Shahu ji mengatakan pada Bappa ji " Balaji mencalonkan nama untuk untuk Peshwa yang membuat mu sangat cemburu". Sadanand meminta maaf pada Shahu ji. Shahu ji bilang "kau selalu bilang bahwa dharm akan menang vijay dan adharm akan dikalahkan". Shahu ji memberi mereka hukuman mati dan mengatakan " kau adharm".
Khasi membayangkan saat ia menyambut suaminya pulang di depan pintu gerbang, Bajirao tersenyum namun sebuah anak panah menancap didada Baji. Khasi terkejut dan memberitahu Radha " aku tidak bisa hidup dengan rasa takut kehilangan suami ku". Kashi mengatakan " aku akan menghentikan Baji untuk bertengkar,mengapa Baji tidak ingin menjadi seperti baba ku". Baji mengatakan pada Shahu ji " hidup ku hanya untuk bangsa dan aku akan berjuang sampai mereka mendapatkan kebebasan dari Mughal". Shiv bai meminta Radha untuk memenuhi keinginan Kashi. Radha bilang "aku akan berbicara dengan Baji begitu dia kembali ke rumah".
Keesokan paginya, Bajirao pulang. Baji bertanya pada Radha " bagaimana kau bisa berjanji atas nama ku? "Radha bertanya " apakah kau menghormati emosi istri mu, kau telah pergi tanpa melakukan ritual". Baji mengatakan "jika aku tidak pergi maka kehidupan Shahu ji akan menjadi bahaya". Radha mengatakan" ayah mu memiliki tanggung jawab yang lebih besar darimu, tapi dia tidak pernah pergi tanpa bertanya pada ku". Kashi memberitahu Radha "kau berkata benar".. Baji tidak bisa menangani ini sendiri". Baji bilang " aku akan menanganinya ". Baji pergi masuk kedalam rumah.
Baji dikamar melepas bajunya, Kashi merasa sakit melihat luka dipundaknya dan mencoba mengoleskam kunyit pada lukanya. Baji menolaknya dan mengatakan" aku akan melakukannya sendiri". Kashi sedih dan mengatakan pada Baji" aku, Aayi dan Baba merasa tidak enak saat tidak muncul untuk ritual tersebut, bagaimana perasaan mu jika aku melakukan hal yang sama pada orang tua mu". Khasi pergi.
Precap:
Baji akan keluar. Radha bertanya" apa yang terjadi? "Baji meminta ibunya untuk bertanya pada Kashi. Radha merasakan sakit tiba-tiba dan berteriak. Baji dan yang lainnya merasa cemas. Baji telsh tumbuh dewasa terlihat bertarung dengan mughal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar