![]() |
| PESHWA BAJIRAO EPISODE 116 DIINTERPRETASIKAN DAN DI TERJEMAHKAN OLEH MADE |
Iidex : Penduduk desa memberi tahu Baji tentang kebakaran yang merusak tanaman mereka tadi malam. Baji meyakinkan mereka bahwa kerugian mereka akan dikompensasi dan memutuskan untuk menemukan sumber api. Kemudian, Baji mengetahui bahwa Nasir telah membakar ladang. Dengan marah, Baji mengeluarkan pedangnya dan memutuskan untuk membalas dendam.
----------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------
Gotiya sedang duduk memangku adik bayi, Radha meminta agar Khasi mencatatkan nama-nama tamu undangan, Khasi mencatat nama-nama yang telah di sebutkan oleh Radha. Baji datang dan bertanya pada Shiv bai dan Radha" siapa tamu yang datang?". Shiv Bai mengatakan bahwa "mereka rekan Mahant ji , kalian keluarga Peshwa, dengan cara ini rasa hormat kalian akan meningkat". Baji mengatakan " seseorang mendapatkan rasa hormat dengan karma dan bukan dengan pamer". Kumud datang dan mengatakan" itu bagus untuk melakukan karma, tapi lebih baik jika kau memperlihatkan karya bagus mu" Baji berpendapat. Radha meminta Baji untuk menyerahkan itu pada mereka. Shivbai bilang" itu sebabnya aku memanggil Kumud datang kesini". Bajirao pergi menuruni anak tangga
Beberapa penduduk desa datang ke sana dan mengatakan peternakan kami terbakar dan sekarang tidak ada yang bisa memberi makan anak-anak kami" Baji meyakinkan mereka " aku tidak akan membiarkan mereka kelaparan, aku akan pergi dan melihat ladang yang terbakar itu". Kumud bertanya pada Baji" mengapa kau menjanjikannya?" Baji bilang " itu karena aku tidak sabar menunggu Baba datang, aku akan melakukannya jangan biarkan mereka kelaparan " Kumud meminta Radha untuk menghentikan Baji. Radha mengatakan " dia tidak melakukan kesalahan". Kumud dan Shivbai berencana untuk menghentikan Baji pergi berperang. Kumud mengatakan" dia adalah badai dan jika kita mencoba menghentikannya maka kita akan diterbangkan keluar, kita harus membuat angin dari badai dan hanya kita yang bisa mengatasinya". Kashi mengatakan" satu-satunya impiannya adalah pergi berperang dan tidak ada yang bisa menghentikannya". Kumud mengatakan " kau bisa melakukannya, kau akan merebut pedangnya dan membuatnya menjadi orang biasa".
Ishu datang di malam hari menemui Bajirao, Ishu mengatakan pada Baji "Naser membuat peternakan itu hangus terbakar". Baji bertanya "bagaimana kau tahu?" Ishu mengatakan" Naser masih hidup dan aku melihat dengan mata ku sendiri". Baji mengeluarkan pedangnya dan mengatakan "sekarang Naser akan membayar kerugiannya dan juga akan belajar sebuah pelajaran, tidak akan pernah kembali ke tanah kami". Keesokan paginya, Kashi datang menghentikan Bajirao dan yang lainnya dan mengatakan " dia akan mencuci tangan dan kaki kalian". Saat tiba giliran Bajirao, Kumud memanggil Khasi,. Kashi berbalik dan airnya tertumpah di wajahnya. Baji bilang aku tidak meminta mu untuk mandi dan mengganti pakaian ku". Kashi meminta maaf. Baji pergi untuk mengganti pakaiannya. Kashi datang dan mengambil pedangnya. Baji memakai pakaiannya dan bertanya" apa yang sedang kau lakukan di sini?. Kashi membawa lari pedangnya. Baji melihat pedangnya telah hilang dan memanggil Kashi. Chimna bilang "dia akan membawa pedang itu dan pergi". Chimna memanggil Kashi tapi Kumud mendorongnya saat Chimna mendekati tangga. Chimna jatuh dari tangga.
Kumud tersenyum puas saat berdiri di atas tangga, lalu memanggil semua orang dengan sangat histeris. Radha, baji dan lainnya bergegas mendatangi Chimna. Baji membawa Chinna ke kamar. Vaid ji datang dan memeriksanya.Vaid ji memberitahu Radha "akubtidak bisa mengatakan apapun sampai dia sadar" Radha meminta Kashi untuk merawat bayi. Baji bilang "aku akan mengurus adik ku". Kashi berdoa pada dewa untuk pemulihan Chimna dan mengatakan " Baji meragukan aku". Khasi bilang "dia hanya tidak menyentuh kupu-kupu dan berpikir itu akan terluka, jadi mengapa dia ( kumud) akan mendorong Chimna". Khasi meminta untuk membuat Chimna baik-baik saja dan berdoa. Semua orang melihat Kashi berdoa. Baji, Ishu, Bhiu bergabung dengannya, akhirnya Chimna mulai sadar.
Khasi berdoa di hadpaan patung Mahadev dan mencemaskan keadaan Chimna, Bajirao berdiri disamping dan juga berdoa. Ishu dan Bihu juga menyusul untuk mendoakan Chimna. Akhirnya Chimna tersadar memanggil ibunya, Radha memanggil Baji, Baji mengurungkan niatnya untuk mengajak Khasi bersamanya dan pergi lebih dulu, Radha dan Kashi dan mengatakan" Chimna sudah sadar". Kashi menetesakan air matanya dan ia merasa senang, Chimna tersenyum. Vaid ji mengatakan" tulangnya baik-baik saja, dia hanya butuh istirahat". Radha bertanya pada Chimna " apa yang terjadi?" Bagaimana kau bisa terluka?"
Khasi berdoa di hadpaan patung Mahadev dan mencemaskan keadaan Chimna, Bajirao berdiri disamping dan juga berdoa. Ishu dan Bihu juga menyusul untuk mendoakan Chimna. Akhirnya Chimna tersadar memanggil ibunya, Radha memanggil Baji, Baji mengurungkan niatnya untuk mengajak Khasi bersamanya dan pergi lebih dulu, Radha dan Kashi dan mengatakan" Chimna sudah sadar". Kashi menetesakan air matanya dan ia merasa senang, Chimna tersenyum. Vaid ji mengatakan" tulangnya baik-baik saja, dia hanya butuh istirahat". Radha bertanya pada Chimna " apa yang terjadi?" Bagaimana kau bisa terluka?"
Chimna menatap wajah Kumud dan mengingat saat Kumud dengan sengaja mendorongnya, Baji bertanya" apakah Kashi yang mendorong mu?" Chimna bilang "aku jatuh karena kesalahan ku" Kumud merasa lega dan mengira" syukurlah dia diselamatkan" dan Kumud mengira " kupikir dia tidak melihatku, berhati-hatilah". Shivbai mengatakan " biarkan Chimna beristirahat".
Baji masih meragukan Kashi, Baji pergi keluar untuk berbicara dengan Khasi dan bertanya" di mana pedang ku?" Kashi bilang "aku tidak tahu, dan tidak akan memberitahumu meski aku sudah tahu". Baji meminta Khasi mengembalikan pedangnya. Shivbai datang dan memberikan pedang itu, dan Baji berterima kasih padanya. Kumud meminta Shiv Bai untuk melihat semua pengaturan upacara penamaan dan mengatakan "sekarang Chimna tidak sehat". Baji mengatakan " aku tidak dapat memiliki utsav saat penduduk desa tertekan, naam karan tidak akan terjadi sampai masalah penduduk desa terpecahkan". Radha bilang "aku bersama Baji"
Baji masih meragukan Kashi, Baji pergi keluar untuk berbicara dengan Khasi dan bertanya" di mana pedang ku?" Kashi bilang "aku tidak tahu, dan tidak akan memberitahumu meski aku sudah tahu". Baji meminta Khasi mengembalikan pedangnya. Shivbai datang dan memberikan pedang itu, dan Baji berterima kasih padanya. Kumud meminta Shiv Bai untuk melihat semua pengaturan upacara penamaan dan mengatakan "sekarang Chimna tidak sehat". Baji mengatakan " aku tidak dapat memiliki utsav saat penduduk desa tertekan, naam karan tidak akan terjadi sampai masalah penduduk desa terpecahkan". Radha bilang "aku bersama Baji"
Precap:
Kumud meminta Nandini untuk pergi dan mengatakan " aku akan membawa makanan untuk Radha". Kumud menambahkan beberapa churan dalam makanan Radha dan sengaja membuat kesejatan Radha memburuk.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar