Sabtu, 03 Februari 2018

PESHWA BAJIRAO EPISODE 100 (9 JUNI 2017) : BAPPA JI MENUNTUT JANJI BALAJI,SHAHU JI HANYA MEMILIH BALAJI SEBAGAI PESHWA

TAYANG SONY TV  9 Juni 2017 
PESHWA BAJIRAO EPISODE 100
DIINTERPRETASIKAN DAN DITERJEMAHKAN OLEH MADE


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Index : Bappaji memberitahu Shahu Ji seharusnya ia menyerang Shiva Raze di masalalunya.  Balaji Vishwanath berpendapat kepada Shahu bahwa dia siap untuk turun dari jabatannya sebagai Peshwa. Shahu memakikan kembali sorban pada Balaji Vishwanath sehingga dia akan terus memegang posisinya. Radhabai berencana untuk melakukan 'puja' di rumah mewahnya

-------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------







Shahu ji berbicara pada baji "Aku berharap bisa melihat wajah Chandrasen yang sebenarnya sebelumnya. Baji merasa tidak enak pada Shahu ji karena tidak bisa menyelamatkan Dhana ji. Balaji mengatakan "jika Chandrasen telah mengkhianati mereka akan lebih besar di tempat perang". Radha Bai menangis

Dikoridor, Radha berjalan bersama Chimna dan Bihu, Radha memikirkan ucapan  kasar Shiv Bai, dan ejekan Bappa ji terhadap suaminya. Radha mengatakan" apapun yang kita lakukan, tapi kita akan berbeda dari semua orang". Pandit ji datang bersama dengan murid-muridnya ke koridor, Pandit ji mengatakan "putra dan suami mu berbeda" Pandit ji meminta Radha untuk menunjukkan posisinya di hadapan semua orang. Pandit ji mengatakan " pria bisa menjadi politisi besar, tapi istrinya harus mengikatnya dengan orang-orang". Radha bertanya" apa yang akan ku lakukan?". Pandit ji meminta Radha untuk menyiapkan puja di rumah dan mengundang orang-orang Saswad untuk menunjukkan bahwa mereka tinggal di tempat biasa, tapi luar biasa. Radha mengangguk. Pandit ji memberkatinya.

Shahu ji bersama dengan Balaji, Shahu ji  mengatakan pada Balaji " Shiva Raze akan menyerang kiya" Bappa ji masuk kesana berkata "kau sudah setuju" seorang anak laki-laki mengatakan " apa kau akan menyerangnya saat Dhana ji masih hidup?". Shahu ji bilang" aku tidak menunggu kesempatan, tapi aku sedang memikirkan adarsh".  Bappa ji mengatakan " aku telah membawa sardaar yang bagus untuk muvkarena mengira Balaji akan mengusulkan nama ku untuk Peshwa, tapi hal itu tidak terjadi".  Baji dan Malhar mendengarkan mereka dari luar

Baji memberitahu Malhar " dia sedang mengambil keuntungan". Bappa ji mengatakan "jika aku mendapatkan posisi Peshwa, mungkin bisa mematahkan Sardars Tara Rani Bai dan membawa ku ke sini.., aku politik yang baik, jika kau memberi Peshwa posisi ke pabrik orang luar maka itu tidak akan berhasil". Baji marah mengatakan" akan menanganinya ". Malhar menghentikan Baji Saat dia akan memasuki ruangan Shahu ji.

Balaji mengatakan pada Shahuji  "aku siap memberikan sorban Peshwa untuk pembangunan negara tersebut" Shahu ji mengatakan" jika aku kehilangan kepercayaan pada Balaji, mengapa sarung tangan kita akan sampai pada ku". Shahu ji meminta maaf pada Bappa ji dan mengatakan"Peshwa hanya akan menjadi Balaji Vishwanath Bhat saja". Shahu ji memakikan Balaji sorban Peshwa dan mengatakan" mungkin ini posisi / hadiah untuk orang lain, tapi ini adalah tanggung jawab untuk mu". Shahu ji meminta Balaji untuk tidak meninggalkan tugasnya. kemudian Shahu ji mengatakan pada Bappa ji " bukan karena aku tidak mengetahui kepentingan mu, aku menganggapnya sebagai Pant Pratinidhi jika Chandrasen tidak melakukan ini". Bappa ji menerima tawarannya. Shahu ji mengatakan pada Balaji " aku memerlukan rencana untuk tindakan pengamanan".

Bhiu sedang membuat rangoli bersama beberapa orang wanita, Radha datang kesana memberikan salam pada semua orang dan menyukai Ranggoli buatan Bihu. Sementara itu, Baji Chimna bersama Malhar sedang mempersiapkan acara, mereka membahas tentang Tara Rani Bai dan Chandrasen. Radha datang kesana meminta mereka segera mempersiapkan tempat karena acara jamuan makan  akan di lakukan. Baji bertanya pada Radha "mengapa kau terlihat tegang".  Radha bilang" sekarang aku istri Peshwa dan semua orang tidak akan suka jika pengaturan ini salah" Baji bertanya pada Radha "sejak kapan kau memikirkan pemikiran orang lain". Radha ingat orang-orang yang telah menghinanya dan saat Radha dana anak-anaknya kelaparan. Baji bertanya pada  Radha   "mengapa kau membuat Ayogan saat kaub tahu tentang perbuatan Chandrasen"  Radha meminta Baji untuk membiarkannya menangani rumahnya dan meminta Baji mengurus negara.Radha meminta pada dewa untuk mengurus keluarganya. Radha mengatakan pada anak-anaknya " setelah ayah kalian menjadi Peshwa, orang akan berusaha untuk menurunkan rasa hormatnya, tapi kita harus membantunya menjadi keluarganya". Radha meminta malhar untuk melanjutkan penataan.

Radha mengajak anak-anaknya kekuil Ghanappati Bappa dan meminta Baji dan Chimna untuk melakukan sumpah dan mengatakan "rasa hormat dan prestise kami tidak akan direbut oleh semua orang" dan meminta pada anak-anaknya untuk berjanji bahwa mereka akan melakukan apa yang telah dia(Rdha) katakan. Chimna  menaruh tangannya di atas lilin dan bersumpah bersumpah "aku Chimna  akan melakukan apa yang kau katakan". Baji juga melakukan hal yang sama dan bersumpah " aku idak akan mengabaikan tiga perintah dalam hidup ku untuk Aayi, baba dan jiwa batin ku" Baji bilang"aku akan melakukan pekerjaan untuk meningkatkan rasa hormat keluarga ku" Radha menyalakan diya dan memeluk Baji dan Chimna, Gotiya datang ke sana dan bertanya pada Radha "apakah kau hanya akan memeluk kedua putra mu saja?". Gotiya memperkenalkan namrata sebagai anaknya juga. Baji bilang "kau tidak menunggu ku menghadiri perkawinan mu" Gotiya mengatakan "aku telah menikah dengan Swaraj, aku ingin menikahinya dan membawanya ke Satara, sekarang aku datang untuk membantu Baji". Baji bilang "kau sangat pandai, sepertinya keluarga kita sudah lengkap sekarang". Semua anak memeluk Radha.

Setiap orang melakukan puja  dam  Pandit ji melakukan aarti dan  mereka meminta berkah dari api suci.  Shiv Bai mengejek Mahant ji dan mengatakan " kita memiliki langkah di depan" . Shiv bai maju ke depan. Seseorang eanita memuji rangoli Bhiu. Kashi tersenyum.  Radha bersama pelayan dan Chimna menyajikan makanannya pada tamu-tamu Pandit. Kashi tersenyum. Shivbai kesal dan membawa Khasi pergi. Bappa ji bertanya pada Balaji "apakah kau bisa menjaga sena di sisi mu seperti kau menyuruh Shahu ji ke sisi mu" . Seseorang pria berkata" kau bilang benar".

Precap:
Kashi dan Baji berdebat. Kashi bertanya pada Baji" apa yang akan kau balas pada ibu ku?. Shahu ji mengusulkan pernikahan Baji dengan Kashi. Mahant ji dan Balaji kaget.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar