TAYANG SONY TV 7 Juni 2017
Darbar sedang berlangsung, dihadapan semua orang Shahu ji memutuskan dan mengatakan "Peshwaku adalah Balaji Vishwanath Bhat". Semua orang bahagia kecuali Bappa ji dan pendukungnya. Chandrasen juga kesal. Balaji memberitahu Shahu ji" aku telah mengusulkan nama Bappa ji untuk jabatan ini" Shahu ji bilang " tapi aku telah memutuskan ini sejak lama sebelum membaca daftar mu, aku akan menjadikan mu peshwa, ketika aku tidak menemukan nama mu dalam daftar, aku yakin bahwa kaucyang tidak memiliki motif egois dengan jabatan tersebut".
Balaji mencakupkan kedua tangannya dan mengatakan " aku akan menghormati keputusan mu". Shahu ji mengatakan" Balaji akan mengambil sumpah besok". Semua orang bertepuk tangan untuk Peshwa. Baji memeluk Balaji. Chandrasen mendekatinya dan terus memegang bahu Baji. Baji terkejut saat melihat tanda bekas cincin di jarinya dan mengerti bahwa Chandrasen telah membunuh Dhana ji (Ayah Chandrasen) Chandrasen meminta Baji untuk membiarkannya mengucapkan selamat pada Balaji dan memeluknya. Baji melihat kembali tangan Chandrasen.
Dirumah Balaji, Radha membaca pesan yang dikirim oleh Shahu ji dan memanggil anak-anaknya Bihu dan Chimna Ji, mereka datang kesana dan bertanya pada ibu mereka, Gotiya pun berlari bertanya-tanya apa yang terjadi. Radha tersenyum sangat bangga dan bilang" ayah mu telah menjadi Peshwa". Bhiu bertanya "apa itu Peshwa". Radha menjelaskan " itu Perdana Menteri dan merupakan pos penting, kita harus mewakili nilai dan contoh kita". Bhiu mendadak menjatuhkan alat masak dan menepuk jidatnya, ia berjalan dan terduruk lemas bilang' aku terbebani dengan nilai". Gotiya begitu senang dan ia berlari berputar-putar dan berteriak senang kemudian pergi dari rumah Radha. Radha mengatakan " kau harus mengikuti beberapa hal" Mereka berencana pergi ke istana.
Ketika Baji berjalan dikoridor dan memastikan pemilik cincin, Baji mendengar Balaji sedang berbicara dengan Bappa ji dan orang-orang nya. Baji melihat mereka berbicara dari kejauhan. Bappa ji ragu pada Balaji dan mengatakan "aku tidak akan meninggalkan istana". Bappa ji memperingatkan Balaji " mudah untuk menjadi Peshwa, tapi sulit untuk tetap berada di posisi yang sama". Balaji mengucapkan terima kasih atas peringatannya. Bappa ji pergi, dan saat Baji akan memberitahu tentang kebermnarannya pada Balaji. Malhar datang menghentikan Baji
Malhar dan Baji berbicara, Malhar memberitahu Baji " aku ingin berbicara dengan mu tentang Chandrasen". Baji mengatakan " aku ingin berbicara dengan baba terlebih dahulu". Malhar bilang "aku ingin berbicara denganmu tentang Chandrasen". Malhar mengatakan pada Baji "Chandrasen telah menghasut dan memprovokasi sainiks untuk melawan Shahu ji... aku tidak menentang yang lain, dia pasti akan melakukan sesuatu, aku sampai di sini dengan banyak kesulitan". Kilas Balik di tampilkan saat Dhana Ji menangisi kematian ayahnya Dhana Ji, Dhana Ji memegang cincin di tangannya dan cincin itu terjatuh dan menggelinding di depan mata Baji, kemudian saat Baji melihat bekasi cincin di tangan Dhana Ji.. Kilas Balik berakhir.
Baji mengatakan pada Malhar " Chandrasen membunuh Dhana ji", Baji menunjukkan cincin Chndrasen pada Malhar. Baji bilang" aku akan memberitahu Balaji". Malhar bertanya "apa buktinya Chandrasen orang yang pandai jika kau membuktikan fan itu salah maka tidak tahu apa yang akan dia lakukan" Baji bertanya "apa yang harus ku lakukan saat itu?". Malhar mengatakan " kau harus melakukan semuanya dengan cerdik" Malhar meminta baji untuk mengungkapkan kebenarannya kepada semua orang sedemikian rupa sehingga Chandrasen tidak bisa berkata apa-apa. Baji memutuskan untuk mengungkapkan kebenaran tentang Chandrasen sebelum Shahu ji melakukan sumpah jabatan.
Ketika Baji berjalan dikoridor dan memastikan pemilik cincin, Baji mendengar Balaji sedang berbicara dengan Bappa ji dan orang-orang nya. Baji melihat mereka berbicara dari kejauhan. Bappa ji ragu pada Balaji dan mengatakan "aku tidak akan meninggalkan istana". Bappa ji memperingatkan Balaji " mudah untuk menjadi Peshwa, tapi sulit untuk tetap berada di posisi yang sama". Balaji mengucapkan terima kasih atas peringatannya. Bappa ji pergi, dan saat Baji akan memberitahu tentang kebermnarannya pada Balaji. Malhar datang menghentikan Baji
Malhar dan Baji berbicara, Malhar memberitahu Baji " aku ingin berbicara dengan mu tentang Chandrasen". Baji mengatakan " aku ingin berbicara dengan baba terlebih dahulu". Malhar bilang "aku ingin berbicara denganmu tentang Chandrasen". Malhar mengatakan pada Baji "Chandrasen telah menghasut dan memprovokasi sainiks untuk melawan Shahu ji... aku tidak menentang yang lain, dia pasti akan melakukan sesuatu, aku sampai di sini dengan banyak kesulitan". Kilas Balik di tampilkan saat Dhana Ji menangisi kematian ayahnya Dhana Ji, Dhana Ji memegang cincin di tangannya dan cincin itu terjatuh dan menggelinding di depan mata Baji, kemudian saat Baji melihat bekasi cincin di tangan Dhana Ji.. Kilas Balik berakhir.
Baji mengatakan pada Malhar " Chandrasen membunuh Dhana ji", Baji menunjukkan cincin Chndrasen pada Malhar. Baji bilang" aku akan memberitahu Balaji". Malhar bertanya "apa buktinya Chandrasen orang yang pandai jika kau membuktikan fan itu salah maka tidak tahu apa yang akan dia lakukan" Baji bertanya "apa yang harus ku lakukan saat itu?". Malhar mengatakan " kau harus melakukan semuanya dengan cerdik" Malhar meminta baji untuk mengungkapkan kebenarannya kepada semua orang sedemikian rupa sehingga Chandrasen tidak bisa berkata apa-apa. Baji memutuskan untuk mengungkapkan kebenaran tentang Chandrasen sebelum Shahu ji melakukan sumpah jabatan.
Saat Baji akan menemui ayahnya, ia menghentikan langkah kakinya saat melihat Balaji memeluk Bihu dan Chimna dengan penuh kasih sayang Radha, Baji tersenyum senang dan menyembunyikan cincin Chandrasen. Chimna dan Bhiu datang ke Istana dan bertemu dengan Balaji. Baji datang dan memeluk Radha. Bhiu bertanya pada Balaji "apakah kau akan memakai serban yang lebih besar sekarang" dan bertanya" mengapa ada pengaturan shapath / sumpah dan aku bersumpah sama seperti itu Aayi Shapath!". Baji mengajak Chimna dan Bihu keluar. Radha bertanya pada Balaji, "bagaimana kabar mu?" .., Dhana ji seperti ayah kami dan bersyukur". Balaji sedih karena kehilangan Dhana ji dan mengatakan " Shahu ji tetap bertanggung jawab di pundak ku, dan aku tidak tahu apakah aku bisa mengatasinya". Radha mengatakan " aku tahu kau bisa menangani posisi inindengan baik".
Radha bersama dengan Chimna dan Bihu masuk keruangan dan memebrikan salam, dan di pintu yang lainnya, Keluarga Mahant Ji datang, Shiv Bai melihat Radha dan berpikir " aku tidak percaya ini, aku harus menyambutnya". Shiv Bai dan Radha berbicara, Shiv Bai bilang "kau telah menjadi istri Peshwa". Khasi memberikan salam dan meminta Radha duduk dan menyentuh perutnya, Khasi mengatakan" ada dewa di dalam diri setiap orang dan siapapun yang namaskar akan berlutut di hadapan dewa dan orang itu tidak menjadi kecil". Radha tersenyum saat mendengar itu. Shiv bai kesal dan membawa Khasi pergi dan duduk di bangkunya.
Baji masih memegang cincin Chandrasen, ia menghentakkan kakinya. Shahu ji datang ke darbar dan duduk di singhasan dan mengatakan" Peshwa, Sena pati dan yang lainnya akan bersumpah". Shahu ji meminta Peshwa Balaji untuk mengambil sumpah terlebih dahulu. Baji tersenyum. Dan Shahu Ji mengumumkan akan mengambil sumpah jabatan Pashwa "Balaji Pheswa bahat". Balaji menatap Radha yang berdiri diatas balkon, Radha mengangguk dan tersenyum penuh bangga, sedang Shiv Bai sangat marah.
Radha bersama dengan Chimna dan Bihu masuk keruangan dan memebrikan salam, dan di pintu yang lainnya, Keluarga Mahant Ji datang, Shiv Bai melihat Radha dan berpikir " aku tidak percaya ini, aku harus menyambutnya". Shiv Bai dan Radha berbicara, Shiv Bai bilang "kau telah menjadi istri Peshwa". Khasi memberikan salam dan meminta Radha duduk dan menyentuh perutnya, Khasi mengatakan" ada dewa di dalam diri setiap orang dan siapapun yang namaskar akan berlutut di hadapan dewa dan orang itu tidak menjadi kecil". Radha tersenyum saat mendengar itu. Shiv bai kesal dan membawa Khasi pergi dan duduk di bangkunya.
Baji masih memegang cincin Chandrasen, ia menghentakkan kakinya. Shahu ji datang ke darbar dan duduk di singhasan dan mengatakan" Peshwa, Sena pati dan yang lainnya akan bersumpah". Shahu ji meminta Peshwa Balaji untuk mengambil sumpah terlebih dahulu. Baji tersenyum. Dan Shahu Ji mengumumkan akan mengambil sumpah jabatan Pashwa "Balaji Pheswa bahat". Balaji menatap Radha yang berdiri diatas balkon, Radha mengangguk dan tersenyum penuh bangga, sedang Shiv Bai sangat marah.
Precap:
Shahu ji meminta Chandrasen untuk mengambil sumpah. Baji menghentikannya dan mengatakan" dia yang telah membunuh ayahnya Dhana ji" Semua orang kaget.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar